Mabes Polri: Adik Maria Pauline Bukan Staf Ahli Kapolri
Rabu, 08 Jun 2005 16:19 WIB
Jakarta -
Mabes Polri membantah Albert Hary Lumowa merupakan staf ahli Kapolri. Albert Hary Lumowa adalah adik kandung buronan polisi pembobol Bank BNI, Maria Pauline Lumowa. Pada tahun 2003, Albert memang pernah memiliki hubungan pekerjaan dengan aparat kepolisian. Hubungan itu bermula ketika Albert menawarkan diri sebagai mediator antara Polri dan Jepang. Polri dan Jepang mengadakan kerjasama pengadaan peralatan kepolisian di Indonesia. Albert akhirnya mendapat surat perintah untuk memperlancar pembuatan visa dan kegiatan surat menyurat. Surat perintah Albert itu dikeluarkan oleh pihak Asisten Kapolri (Aspri) dan National Central Bureau (NCB) Interpol-Indonesia."Kemudian di situ Albert diakui sebagai staf dari Kepolisian RI," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Aryanto Budihardjo usai konferensi pers di ruangan rapat utama (Rupatama), Mabes Polri Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (8/6/2005)."Akhirnya dibuatlah surat perintah untuk mengurus visa oleh pihak Aspri Kapolri dan NCB. Namun sayangnya, pada saat itu hal ini tidak dilaporkan pada Kapolri," kata Anang sapaan akrab Aryanto.Surat pengangkatan Albert itu digunakan untuk memperlancar kepergian dirinya ke Jepang. Pengangkatan Albert sebagai staf Polri juga diperuntukan untuk memudahkan negosiasi dengan pihak Jepang. "Jadi intinya, Albert tidak pernah diangkat menjadi staf ahli," lanjut Anang. Mabes Polri saat ini telah memerintahkan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut. Tujuannya, untuk mencari para anggota yang diduga terlibat dalam masalah ini. "Kalau memang terbukti bersalah, maka akan dilakukan tindakan hukum," tukas Anang.Maria Pauline Lumowa dikenal sebagai pembobol Bank BNI bersama Adrian Woworuntu. Keduanya berhasil 'menggasak' uang BNI hingga Rp 1,3 triliun. Maria kini nyaman tinggal di Singapura.
(ism/)










































