Ketua Harian Golkar Nudin Halid menyebut evaluasi Pilgub Jatim bukan terhadap pencalonan Khofifah Indar Parawansa sebagai bakal calon gubernur. Yang akan dievaluasi Golkar ialah kursi bakal calon wakil gubernur. Golkar sendiri pada era Setya Novanto menetapkan Bupati Trenggalek Emil Dardak sebagai pasangan Khofifah.
"Soal wakilnya akan kita perbincangkan kembali. Kalau sesuai harapan Partai Golkar, kita akan lanjutkan pencalonan. Kalau tidak sesuai, kita akan lakukan evaluasi," ujar Nurdin di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (18/12/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Nurdin di atas menjawab pertanyaan 'apa yang akan dievaluasi di Pilgub Jatim'.
Selain terhadap Jawa Timur, Golkar akan mengevaluasi Pilgub Sumatera Utara. Soal Jawa Barat, Nurdin menegaskan pencabutan dukungan dari Ridwan Kamil bersifat final.
"Yang tergantikan itu kalau ada dinamika, seperti Jabar, mungkin Sumut, Jatim, kita akan perbincangkan kembali berkaitan wakilnya karena seperti Sumut kita tetapkan wakil tapi Ketua Sumut tidak bersedia mengundurkan diri sehingga kita harus cari pengganti," ucap Nurdin.
"Apakah penggantinya ini berkenan dengan cagub? Nah, kalau berkenan, kita lanjutkan pencalonan. Kalau tidak, akan ada evaluasi dari tim pilkada pusat," imbuh dia.
Video 20Detik: Golkar Cabut Dukungan ke Ridwan Kamil (gbr/tor)










































