DetikNews
Sabtu 16 Desember 2017, 18:45 WIB

3 Tahun Buron, Pembunuh di Tambora Ditangkap Polisi

Mei Amelia R - detikNews
3 Tahun Buron, Pembunuh di Tambora Ditangkap Polisi Ilustrasi. Foto: Edi Wahyono
Jakarta - Seorang pelaku pembunuhan Alfiansyah (22) ditangkap setelah tiga tahun buron. Tersangka bernama M Irfan (18), ditangkap di tempatnya bekerja di Jl Kresek Raya, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Peristiwa pembunuhannya terjadi pada 30 Mei 2014. Satu tersangka lainnya atas nama Akmal dalam pencarian orang (DPO)," kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengky Haryadi dalam keterangannya kepada detikcom, Sabtu (16/12/2017).

Tersangka ditangkap tim Unit Reskrim Polsek Tambora di tempatnya bekerja di Green Lake City, Jl Kresek Raya, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada Sabtu (16/12). Saat ini tersangka masih diperiksa intensif di Mapolsek Tambora.

"Berdasarkan keterangan pelaku Irfan, dia mengakui berbuat bersama-sama dengan pelaku lain atas nama Akmal (DPO)," lanjut Hengky.

Irfan mengaku memukul korban dengan mengunakan balok kayu yang mengenai bagian kepala, badan dan kaki hingga menyebabkan korban mengalami luka. Sedangkan Akmal, menurut Irfan, mengaku telah menusuk korban dengan mengunakan sebilah celurit pada bagian dada.

"Bahwa motif pelaku karena dendam kepada korban, akibat salah satu teman pelaku mengalami luka saat terjadi tawuran sebelumnya melawan kelompok dari pihak korban," sambung Hengky.

Pembunuhan itu terjadi pada Jumat 30 Mei 2014 sekitar pukul 04.00 WIB di tepatnya di perlintasan kereta Jl Jembatan Besi Raya, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Saat itu, korban bersama dengan beberapa temannya yang merupakan bagian kelompok warga Kalianyar sedang mengendarai sepeda motor melintas di bantaran rel di daerah Jembatan Besi.

Kemudian salah satu teman tersangka dari kelompok warga Tanah Sereal berteriak dan menghasut korban sebagai musuh dari kelompok tersangka, sehingga secara serentak kelompok tersangka mengejar korban sambil melempar batu. Tersangka Irfan saat itu melihat korban dalam jarak dekat segera turun dari atas kendaraan.

Seketika tersangka Irfan bersama Akmal dan CL langsung menyerang mengunakan balok kayu dan celurit ke bagian kaki korban, lalu memukul ke bagian badan dan kepala. Saat bersaman tersangka Akmal dan CL juga menyerang korban menggunakan sebilah celurit.

"Sebelumnya, korban bersama teman-temannya dari kelompok Kalianyar terlibat tawuran yang mengakibatkan teman pelaku bernama Anjut dan Barong mengalami luka bacok," tuturnya.
(mei/jor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed