Kapolda Bantah Intel Berkeliaran di Rumah Abu Jibril Sebelum Bom
Rabu, 08 Jun 2005 14:13 WIB
Jakarta - Sejumlah tetangga Abu Jibril mengaku melihat intel beberapa hari sebelum bom meledak. Tapi polisi membantah melakukan operasi intelijen di perumahan di kompleks Witana Harja itu. "Tidak ada kegiatan kepolisian seperti pengintaian baik dari petugas kepolisian Mabes Polri, Polda Metro Jaya hingga Polsek Pamulang," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Rabu (8/6/2005).Sebelumnya tetangga Jibril menyatakan melihat sejumlah aparat intelijen yang mengawasi rumah kontrakan Abu Jibril. Intel itu wira-wiri di sekitar lokasi 2 pekan sebelum bom meledak. Mereka mengenakan pakaian sipil. "Ada intelijen yang sampai menyamar sebagai tukang bakso dan abang becak," kata salah seorang tetangga Jibril yang menolak disebut namanya. Aparat intel, katanya, juga mencari nomor telepon rumah Abu Jibril. "Para intel itu sempat meminta sesepuh warga di sini untuk menanyakan nomor telepon rumah Abu Jibril kepada saya. Karena saya tidak tahu, ya saya bilang jujur saja," ungkap dia. Jadi siapa orang yang diduga warga sebagai intel itu?
(iy/)











































