DetikNews
Sabtu 16 Desember 2017, 04:12 WIB

Polisi di Medan yang Tembak Mati Begal WN Italia Diberi Penghargaan

Mei Amelia R - detikNews
Polisi di Medan yang Tembak Mati Begal WN Italia Diberi Penghargaan Foto: Jajaran Polsek Medan Kota Mendapatkan penghargaan (Ist)
Jakarta - Pengungkapan kasus begal terhadap WN Italia, Matilde Sfrappini (16) yang terjadi di Medan Kota, September 2017 lalu, diapresiasi oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho. Atas pengungkapan itu, Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah Tobing dan 13 anggotanya diberikan penghargaan.

"Pemberian reward merupakan suatu bentuk untuk memotivasi anggota agar meningkatkan kinerja secara profesional dalam melayani masyarakat," kata Sandi dalam keterangannya kepada detikcom, Jumat (15/12/2017).



Sandi berharap, dengan adanya penghargaan tersebut dapat lebih memotivasi jajarannya untuk lebih bersemangat dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat.

"Dan kepada anggota yang melakukan pelanggaran akan diberikan hukuman sesuai ketentuan yang berlaku," tambah Sandi.

Selain Kapolsek, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Suhardiman serta 12 personel lainnya juga diberikan penghargaan. Penghargaan tersebut juga diberikan atas keberhasilan Polsek Medan Kota dalam mengungkap kasus 80 Kg ganja.

Diberitakan sebelumnya, anggota Unit Reskrim Polsek Medan Kota menembak mati Enggar Maulana (21) yang menjambret WN Italia, Matilde Sfrappini (16) pada September 2017 lalu. Saat itu korban menaiki ojek online, tiba-tiba tasnya dirampas hingga dirinya terjatuh.

Setelah dilakukan penyelidikan, Enggar akhirnya ditangkap pada Sabtu (11/11) dini hari di Jl Rumah Potong, Labuhan Deli, Sumut. Namun Enggar sempat melawan saat ditangkap, sehingga polisi terpaksa menembaknya hingga tewas.
(mei/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed