DetikNews
Sabtu 16 Desember 2017, 02:46 WIB

Polisi: Tidak Ada Korban Jiwa dan Luka Akibat Gempa di Garut

Hakim Ghani - detikNews
Polisi: Tidak Ada Korban Jiwa dan Luka Akibat Gempa di Garut Ilustrasi (Zainal Abidin/detikcom)
Garut - Pascagempa yang mengguncang wilayah Jawa Barat, situasi di kawasan pantai selatan Garut terpantau kembali kondusif. Tidak ada warga di Garut yang jadi korban jiwa dan luka akibat gempa.

Kasatpolairud Pantai Santolo Garut AKP Tri Andri menjelaskan, setelah diguncang gempa bumi, belum ada laporan kerusakan yang diterima oleh pihaknya.

"Pascagempa di Garut selatan, untuk sementara kerusakan nihil, korban jiwa tidak ada," ungkap Tri kepada detikcom melalui pesan singkat, Sabtu (16/12/2017) dini hari.



Tri menjelaskan saat ini pihaknya terus memantau kondisi air laut di sekitar pantai selatan Garut.

"Giat Polair memantau perubahan (kondisi) air laut," tutur Tri.

Pihak Polairud juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan tenang.

"Kita imbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Situasi terpantau kondusif," pungkas Tri.

Sementara itu, Bayu Tresna (24), seorang nelayan di Pantai Santolo, menjelaskan ketinggian air di kawasan pantai selatan Garut sekitar setengah meter.

Bayu menambahkan, akibat gempa tersebut, sejumlah rumah di pesisir Pantai Santolo, Kecamatan Cikelet, mengalami retak.

"Ada beberapa rumah rusak), (gempa) tidak sampai 20 (unit). Retak-retak di bagian temboknya," pungkas Bayu.

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa berkekuatan 6,9 skala Richter terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Lokasi gempa berada di 7,75 LS dan 108,11 BT dengan posisi 11 km arah barat daya dari Tasikmalaya. Pusat gempa berada di kedalaman 107 km.

Pukul 02.26 WIB, status tsunami diakhiri.
(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed