DetikNews
Jumat 15 Desember 2017, 19:49 WIB

Cerita Diplomat Soal Hubungan Palestina-Israel yang Sempat Damai

Haris Fadhil - detikNews
Cerita Diplomat Soal Hubungan Palestina-Israel yang Sempat Damai Bendera Palestina (Foto: Ilia Yefimovich/Getty Images)
Jakarta - Minister Councellor of the State of Palestine Taher Hamad menyebut negaranya menerima solusi dua negara untuk perdamaian dengan Israel. Namun, pihak Israel di bawah PM Benjamin Netanyahu selama ini selalu melanggarnya.

"Palestina di bawah Yasser Arafat dan Israel di bawah Yitzhak Rabin telah menerima solusi dua negara tersebut. Namun, sayangnya Israel di bawah kepemimpinan Benjamin Netanyahu ini dia orang yang khawatiran dan tidak suka damai," kata Taher dalam sebuah sesi diskusi di Kementerian Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakara Pusat, Jumat (15/12/2017).

Taher bahkan menyebut Israel tega membunuh Yitzhak Rabin yang merupakan perdana menterinya karena menandatangani Persetujuan Damai Oslo. Kemudian, ia juga mengklaim Israel meracuni Yasser Arafat.

"Mereka membunuh Rabin, mereka membunuh perdana menteri mereka sendiri karena dia menandatangani Persetujuan Damai Oslo. Setelah 1 tahun mendatangani itu, mereka membunuhnya. Dan setelah lima tahun kemudian mereka meracuni Yasser Arafat," ungkapnya.

Sebagai informasi, Persetujuan Damai Oslo dibuat pada 1993. Rabin meninggal pada 1995 dan Arafat meninggal pada 2004.

Sementara itu, Direktur Timur Tengah Kemlu Sunarko yang hadir menyebut Indonesia dan negara-negara lain juga mendukung solusi dua negara. Namun, Indonesia lebih fokus memperjuangkan Palestina merdeka.

"Two states solution merupalan solusi yang telah diadopsi secara internasional untuk dilaksanakan. Cuma masalahnya Israel mengklaim atau melakukan upaya untuk tidak pernah memberi kemerdekaan pada Palestina. Oleh sebab itu, upaya Indonesia dan negara-negara lain adalah mewujudkan Palestina yang merdeka secara penuh, berdaulat di wilayah yang menjadi haknya," ucap Sunarko.
(HSF/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed