Intel Berkeliaran di Rumah Abu Jibril Sejak 2 Pekan Lalu
Rabu, 08 Jun 2005 13:03 WIB
Tangerang -
Bom yang meledak di rumah Abu Jibril masih misterius. Siapa di belakang bom itu? Bisa jadi, Abu Jibril jadi target pengeboman, karena menurut polisi, bom itu diletakkan dua pengendara motor. Lantas, mengapa intelijen berkeliaran di rumah Jibril sejak dua pekan lalu? Kesaksian ini disampaikan seorang ibu, tetangga Abu Jibril saat ditemui detikcom di Jl. Bima Blok C, Kompleks Witana Harja, Pamulang. Rumah ibu tersebut berada di dekat rumah kontrakan Abu Jibril. Ibu rumah tangga yang keberatan disebutkan namanya ini mendengar ledakan bom yang terjadi pada pukul 04.30 WIB, Rabu (8/6/2005). Atas ledakan bom ini, dia teringat dengan kejadian yang dilihatnya jauh-jauh hari sebelum ledakan. Menurut dia, sejak dua minggu lalu, terlihat sejumlah aparat intelijen yang mengawasi rumah kontrakan Abu Jibril. Mereka mengenakan pakaian sipil. Tapi, ibu tersebut bisa memastikan bahwa mereka adalah intelijen. "Ada intelijen yang sampai menyamar sebagai tukang bakso dan abang becak," kata perempuan setengah baya ini tampak serius. Semakin hari, aparat intelijen yang memantau rumah Abu Jibril semakin banyak. Mereka juga mencari nomor telepon rumah Abu Jibril. "Para intel itu sempat meminta sesepuh warga di sini untuk menanyakan nomor telepon rumah Abu Jibril kepada saya. Karena saya tidak tahu, ya saya bilang jujur saja," ungkap dia. Benarkah orang-orang yang mengawasi rumah Abu Jibril itu adalah intelijen? Belum pasti juga. Sampai saat ini, aparat kepolisian belum bisa dikonfirmasi mengenai hal ini. Ibu tersebut juga mengakui Abu Jibril memang agak tertutup mengenai keluarganya, meski dia dikenal sebagai ustad dan imam masjid Al Munawaroh. Dan selama tinggal di kompleks tersebut, kata dia, Abu Jibril tidak pernah menggelar pengajian di rumahnya. Pengajian selalu digelar di masjid. Ibu ini juga sering melihat ada sejumlah tamu yang berkunjung ke rumah Abu Jibril. Sebagian dari mereka terlihat mengenakan sorban. Sebagian juga mengendarai mobil. Tapi, dia tidak tahu apa aktivitas tamu-tamu itu di rumah Abu Jibril.
(asy/)










































