DetikNews
Jumat 15 Desember 2017, 11:03 WIB

Fahri Hamzah Vs PKS 2-0, Three Points Penentu Ada di Kasasi

Elza Astari Retaduari - detikNews
Fahri Hamzah Vs PKS 2-0, Three Points Penentu Ada di Kasasi Fahri Hamzah. (Foto: Ilustrasi oleh Basith Subastian).
Jakarta - Fahri Hamzah kembali memenangkan perseteruan melawan PKS setelah upaya banding dikabulkan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. Babak kasasi akan menjadi penentu akan pertarungan ini.

Perseteruan ini berawal saat PKS memecat Fahri dari seluruh keanggotaan partai pada April 2016, termasuk dari posisinya sebagai Wakil Ketua DPR yang merupakan jatah PKS. PKS menyebut Fahri melanggar disiplin organisasi dan tak patuh terhadap kebijakan partai.

Tak terima, Fahri melawan dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan karena tak diterima dipecat dari partai. Dengan alasan ini, DPR belum bisa memproses pergantian Fahri dari posisi wakil ketua.


Fahri berhasil menang dan PKS diwajibkan membayar Rp 30 miliar atas kerugian imaterial anggota DPR dapil NTB tersebut. PKS tetap pada pendiriannya memecat Fahri lalu mengajukan banding ke PT Jakarta.

Lagi-lagi Fahri menang dan PKS tetap harus membayar Rp 30 miliar. Gugatan Rp 30 miliar itu dikabulkan karena majelis menganggap apa yang dialami Fahri setelah dipecat sangat berat. Majelis menganggap Fahri mengalami tekanan psikologis akibat pemecatan tersebut.

Fahri sendiri menyatakan tetap setia kepada PKS. Dia menolak dipecat dari partai.


"Begini ya, saya kan sudah sering katakan, saya ini orang setia. Saya tidak gampang jatuh cinta dan saya tidak gampang berpindah hati," kata Fahri menanggapi kemenangan gugatannya di tingkat banding, Kamis (14/12).

Berkali-kali Fahri mengkritik para pimpinan PKS. Dia juga sempat mengadukan para petinggi PKS ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR termasuk presiden PKS Sohibul Iman, lalu Hidayat Nur Wahid, serta Surahman Hidayat. Sohibul Iman sendiri saat ini sudah mengundurkan diri dari DPR.

"Saya ingin partai ini diperbaiki dan tumbuh jadi partai nasional, partai yang memiliki payung yang luas bagi bangsa Indonesia untuk menyalurkan partisipasi politiknya. Karena itulah mudah-mudahan parpol ini bisa berganti nakhoda ke orang yang lebih baik," sebut Fahri.


Hanya saja PKS tak mau tinggal diam. Pertarungan PKS dengan Fahri memasuki babak ketiga. PKS siap mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) untuk mencuri langsung three points agar bisa mengalahkan Fahri. Namun jika KO lagi di kasasi, maka PKS kalah telak.

"Kami tinggal nunggu salinan putusan dari panitera PN Jaksel. Kalau sudah terima, kami akan kasasi. Jadi, jangan bahagia dulu Fahri. Jangan sampai di kasasi kami yang menang. Malah nangis bombay," ujar Kepala Departemen Bidang Hukum dan HAM PKS, Zainudin Paru saat dikonfirmasi, Kamis (14/12).

Siapa yang akan menang di babak ketiga Fahri versus PKS ini?
(elz/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed