Bom Pamulang
Ledakan Terdengar, Abu Jibril Tetap Salat dan Mengaji
Rabu, 08 Jun 2005 11:33 WIB
Tangerang - Ledakan bom terjadi saat Abu Jibril sedang mengimami salat subuh di Masjid Al Munawaroh. Ledakan itu terdengar jelas oleh para jamaah. Tapi, Abu Jibril tetap melanjutkan salat subuhnya. Jibril juga meneruskan dengan membaca Al Quran. Setelah kegiatan rutin itu dilakukannya, bersama jamaah lainnya, Jibril menuju ke suara ledakan. Cukup kaget, karena ternyata ledakan itu terjadi di rumah kontrakannya, yang beralamatkan di Jl. Bima Blok C No 106 Kompleks Witana Harja, Pamulang, Tangerang.Masjid Al Munawaroh hanya berjarak sekitar 200 meter dari rumah Jibril. Di masjid ini, Abu Jibril sering memberikan ceramah. Dia juga sering didaulat untuk menjadi imam masjid. Ahmad Tsana, salah seorang pengurus masjid Al Munawaroh, mengaku saat ledakan terjadi, Jibril sedang memimpin salat subuh. Ahmad menjadi salah satu makmumnya. "Ledakan terjadi saat kita masih salat. Tetap saja ustad meneruskan salat subuhnya. Sesudah itu, ustad mengaji," kata Ahmad saat ditemui detikcom, Rabu (8/6/2005). Beberapa menit seusai mengaji, Ahmad dan Jibril menuju lokasi ledakan. Enjang, salah seorang tetangga, mengaku mengenal Jibril. Penampilan Jibril gampang diciri, sering berkopiah dan berjenggot. Enjang yang berumah di samping rumah kontrakan Jibril mengenal Jibril sejak tiga bulan lalu, saat mengontrak rumah tersebut. Di sekitar kompleks, Jibril dikenal sebagai ustad. Ceramah dan imam salat adalah tugas sehari-hari yang dia lakukan di masjid Al Munawaroh. Selama bertetangga, Enjang mengaku Jibril berkelakuan baik dan tidak ada hal-hal yang mencurigakan. "Warga di sini mengenal baik ustad," ungkap Enjang.
(asy/)











































