Bom Pamulang
Duarr! Anak-anak Abu Jibril Histeris
Rabu, 08 Jun 2005 11:14 WIB
Jakarta - Kesaksian warga berbeda-beda. Ada yang mengaku mendengar tiga kali ledakan, dan ada pula yang mengaku mengaku mendengar sekali ledakan. Saat ledakan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, anak-anak Abu Jibril langsung histeris. Teriakan anak-anak Abu Jibril ini didengar jelas oleh Enjang, warga yang berumah persis di samping kiri rumah Abu Jibril. Rumah Abu Jibril beralamatkan di Jl. Bima Blok C No 106 Kompleks Witana Harja, Pamulang, Tangerang.Enjang yang ditemui detikcom, Rabu (8/6/2005) di dekat rumahnya mengaku mendengar satu kali ledakan. "Saat itu, sekitar pukul 04.30 WIB. Ledakan terdengar keras sehingga saya terbangun dari tidur saya," kata dia. Bersamaan dengan ledakan itu, Enjang mendengar teriakan anak-anak Abu Jibril. "Mereka tampak histeris," kata Enjang. Setelah ledakan terjadi, Enjang kemudian langsung ke luar rumahnya. Dia juga melihat para tetangganya keluar rumah dan menuju rumah Abu Jibril. O... ternyata, ledakan itu terjadi di pekarangan Abu Jibril. Saat keluar, Enjang melihat asap tebal berwarna putih di pekarangan rumah kontrakan Abu Jibril yang dipenuhi tanaman itu. Polisi sendiri datang ke lokasi setelah hampir satu jam pasca ledakan. Enjang mengaku mengenal Abu Jibril. Dia juga tahu bahwa Abu Jibril pernah dihukum karena kasus pelanggaran imigrasi. Namun, di sekitar kompleks, Abu Jibril dikenal sebagai ustad. Dia tinggal di rumah tersebut bersama istri dan 11 orang anaknya. Anak tertua Abu Jibril berumur 23 tahun. Sedangkan anak bungsunya berumur 11 tahun. Saat ini, Abu Jibril beserta anak-anak dan istrinya dibawa ke Mapolsek Pamulang untuk diinterogasi. Para warga, termasuk ketua RT juga dibawa ke polisi.
(asy/)











































