DetikNews
Kamis 14 Desember 2017, 18:34 WIB

Kenangan Mendagri Naik Haji 'Paket Hemat' dengan AM Fatwa

Indra Komara - detikNews
Kenangan Mendagri Naik Haji Paket Hemat dengan AM Fatwa AM Fatwa Dimakamkan di TMP Kalibata Foto: Lamhot Aritonang/detikFoto
Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo punya banyak kenangan menarik soal sosok senator AM Fatwa yang meninggal dunia tadi pagi. Salah satunya cerita soal mereka naik haji dengan 'paket hemat'.

Tjahjo ikut mengantarkan jenazah AM Fatwa di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (14/12/2017). Dia mengenang almarhum sebagai seorang sahabat yang kritis.

"Beliau tokoh yang kritis tetapi membangun konsensus yang sama. Selama beliau wakil ketua DPR, saya sebagai ketua fraksi cukup akrab ya, hampir 2 kali ada acara keliling dunia juga. Kemudian sama-sama naik haji dengan beliau juga," katanya.

Tjahjo mengatakan, AM Fatwa adalah sosok yang berpengalaman, baik itu di bidang politik maupun pemerintahan.

AM Fatwa Dimakamkan di TMP KalibataAM Fatwa Dimakamkan di TMP Kalibata Foto: Lamhot Aritonang

"Beliau orang yang berbagi ilmu. Mulai dari pernah sekretarisnya Gubernur DKI Pak Ali Sadikin, cukup lama dia, sampai sekarang menjadi anggota DPD," katanya. Sehingga menurut Tjahjo, tidak heran jika AM Fatwa banyak kawan.


Beberapa hari yang lalu, lanjut Tjahjo, AM Fatwa masih sempat berkirim SMS kepadanya. AM Fatwa mengajaknya diskusi soal kolom agama di KTP. Dia mengingatkan agar Thahjo berhati-hati dalam membuat keputusan.

Saat ditanya apa kenangan yang paling membekas dengan AM Fatwa, Tjahjo menyebut kenangan mereka naik haji bersama. "Itu 20 tahun lalu ya, waktu beliau awal-awal di DPR," ujarnya mengingat-ingat.

Saat itu menurut Tjahjo, dirinya dan AM Fatwa naik haji dengan fasilitas ekonomi.


"Kita naik haji tapi tidak menggunakan fasilitas, tidak ONH plus, ONH biasa, yang jalannya berapa kilo ya, berkilo-kilo kami nikmati dengan baik. Sampai kami tidur di pinggir jalan karena nggak dapat hotel. Ya sudah kami nikmati," kenangnya.

Tjahjo juga turut mendoakan agar AM Fatwa dilapangkan jalannya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Dia merasa kehilangan dengan sosok sahabatnya itu.

"Dia keras, punya prinsip tapi membangun konsensus. Dengan saya beda partai. Saya jauh lebih muda. Saya sering beda pendapat dengan beliau. Tapi beliau memahami saya, saya juga memahami beliau," ujarnya.

Andi Mapetahang Fatwa Petta Lewa, sosok kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, 12 Februari 1939 ini meninggal Kamis (14/12) pagi tadi pukul 06.17 WIB di RS MMC Jakarta. Dia meninggal karena kanker hati yang telah dideritanya sejak 2 tahun lalu.

Sebelum menjadi anggota DPD, AM Fatwa pernah menjabat Wakil Ketua DPR RI periode 1999-2004. AM Fatwa juga pernah menjabat Wakil Ketua MPR RI periode 2004-2009.
(hri/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed