"Sebenarnya bukan kebakaran, saya meluruskan bahwa itu hanya korsleting kecil. Tapi saat ini masalahnya sudah sangat kondusif," jelas Corporate Communication PT JAS Martha Lory Fransisca saat dihubungi, Kamis (14/12/2017).
Martha menjelaskan insiden itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Dia menjelaskan korsleting itu terjadi di kantor operasional bagian belakang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini pelayanan penumpang sudah berjalan seperti biasa. Tim penanganan darurat juga sudah mengendalikan situasi.
"Tadi asap sudah nggak ada, sekarang operasional sudah berjalan seperti biasa. Tim-tim yang diharuskan untuk memperbaiki juga sudah diturunkan ke sana," papar Martha.
Manajer Humas Bandara Soekarno-Hatta, Dewandono Prasetyo sebelumnya menyebut asap muncul di koridor penghubung Terminal 2D bagian kedatangan.
"Tidak ada kebakaran. Saya luruskan, itu berasap. Memang ada gesekan atau arus pendek korsleting menyebabkan timbulnya asap, Alhamdulillah sistem proteksi di bandara bekerja dengan baik alarmnya bunyi," ujar Dewandono.
Sistem Proteksi Bandara Soekarno-Hatta Berjalan dengan Baik
Sistem proteksi kebakaran Bandara Soekarno-Hatta berjalan dengan baik. Petugas Pemadam Kebakaran Bandara Soekarno-Hatta dengan sigap melakukan tindakan preventif untuk mencegah meluasnya asap.
"Peristiwa yang terjadi pukul 15.20 WIB tersebut tidak menimbulkan api. Hanya ada kepulan asap. Dikarenakan ada asap, hal tersebut memicu alarm sistem bereaksi. Sesuai SOP, petugas pemadam kebakaran menyiagakan kendaraan PK. Kami berhasil mengatasi dengan cepat. Meski begitu kepulan asap sempat masuk ke area boarding lounge dan sekitar 15 menit berhasil kami atasi," jelas Pelaksana Tugas Executive General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi dalam keterangan tertulisnya. (ams/fdn)











































