Viral Cerita Remaja Selamatkan Toko Roti Ayahnya dengan 1 Tweet

Rina Atriana - detikNews
Kamis, 14 Des 2017 16:47 WIB
Roti yang dijual di La Casa Bakery (Dok. Twitter La Casa Bakery)
Texas - Jackie (18), seorang remaja di Texas, Amerika Serikat, melakukan cara unik agar sang ayah tak jadi menjual toko rotinya. Jackie mem-posting satu cuitan di Twitter dan, karenanya, toko roti pun tak jadi dijual. Kok bisa?

Dikutip dari news.co.au, Kamis (14/12/2017), ayah Jackie yang bernama Trinidad Garza berencana menutup tokonya lantaran penjualan menurun saat kawasan tersebut dilanda badai Harvey.

Garza membuka tokonya, La Casa Bakery & Cafe, sejak 2 tahun lalu. Toko yang menjual roti Mexico itu menjadi bisnis keluarga yang pegawainya terdiri dari istri Garza dan tiga anaknya, termasuk Jackie.

"Dia (ayah) mengatakan kepada ibu saya bahwa dia sedang berpikir untuk menjualnya dan bahkan telah ada yang menawar," tutur Jackie kepada ABC 13, seperti dilansir news.com.au.

"Saya memintanya untuk tidak dijual, saya ingin dia menunggu saya untuk lulus perguruan tinggi dan kemudian menjadikan saya sebagai bagian dari pemiliknya," imbuhnya.

Untuk meyakinkan ayahnya agar tak menutup toko, Jackie mem-posting video ayahnya yang tengah membuat roti ke media sosial Twitter.

Dalam tweet-nya, Jackie menulis bahwa ayahnya punya toko kecil dan membuat semua rotinya sendiri. Sang ayah ingin menutup tokonya, tapi Jackie tak ingin itu terjadi. Jackie juga menuliskan alamat toko tersebut dalam tweet-nya.

Tweet tersebut kemudian menjadi viral. Di-retweet lebih dari 59.000 kali dan di-like 49.000 lebih. Sejak jadi viral, permintaan ke toko roti tersebut pun melonjak tajam.



"Saya tahu semua kerja keras orang tua saya untuk toko ini. Mereka bekerja dari subuh hingga larut malam, meskipun kita tutup jam 17.00. Kualitas dan keaslian makanannya sungguh menakjubkan."

Sang ayah sangat shock dan merasa begitu bahagia atas apa yang telah dilakukan Jackie untuk mendukung bisnis mereka. "Saya tidak tahu apa pun tentang Twitter, saya sangat terkejut," jelas Garza. (rna/nkn)