AM Fatwa Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Indra Komara - detikNews
Kamis, 14 Des 2017 16:32 WIB
AM Fatwa dimakamkan secara militer di TMP Kalibata Foto: Indra Komara/detikcom
Jakarta - Jenazah senator Andi Mapetahang Fatwa atau AM Fatwa tiba di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Jenazahnya kemudian dimakamkan secara militer.

Iring-iringan rombongan pengantar jenazah tiba di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (14/12/2017) pukul 15.26 WIB. Peti jenazah kemudian diturunkan dari mobil jenazah DPR RI dan diletakkan di dekat liang lahat.

Peti jenazah AM Fatwa berwarna putih. Di atasnya disematkan bendera merah putih. Anggota keluarga almarhum, termasuk putra-putrinya berkumpul di dekat makam. Tampak pula Mendagri Tjahjo Kumolo, Ketua MPR Zulkifli Hasan dan mantan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di lokasi.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang atau OSO jadi inspektur upacara pemakaman secara militer ini. Dia menyerahkan jenazah almarhum untuk dimakamkan.


"Saya inspektur upacara atas nama negara, mempersembahkan ke persada ibu pertiwi, jiwa, raga, dan jasa almarhum ama Dr (HC) AM Fatwa," kata OSO yang mengenakan setelan jas warna hitam dan peci berwarna senada.

Usai itu, prosesi pemakaman secara militer pun dimulai. Bendera merah putih dibentangkan saat jenazah AM Fatwa dimasukkan ke dalam liang lahat. Tembakan juga dilepaskan ke udara sebagai tanda penghormatan terakhir bagi almarhum. Suasana haru menyelimuti lokasi.

Upacara pemakaman secara militer ini dilaksanakan oleh prajurit TNI dengan dipimpin Wakil Ketua DPD Letnan Jenderal Marinir (Purn) Nono Sampono. Petugasnya masing-masing dari Korps Marinir 35 personel dan Kodam Jaya 12 personel.

Prosesi pelepasan jenazah AM Fatwa secara militer dari rumah dukaProsesi pelepasan jenazah AM Fatwa secara militer dari rumah duka Foto: Zunita/detikcom

Selesai itu, Zulkifli Hasan memberi kata sambutan mewakili keluarga AM Fatwa. Dia mengucapkan terima kasih dan meminta maaf jika ada kesalahan almarhum semasa hidup. Dia mengenal AM Fatwa sebagai sosok teladan yang selalu memperjuangkan kebenaran.


OSO juga ikut memberi sambutan mewakili negara. "Kita telah kehilangan seorang senator negara yang terhormat," katanya. Menurut OSO, upacara militer itu adalah bentuk penghormatan dari negara atas dharma bakti AM Fatwa semasa hidup.

"Semoga Allah yang Maha Kuasa memberikan ampunan, kasih sayang dan kemuliaan pada Bapak AM Fatwa. Selamat jalan Pak AM Fatwa, selamat jalan senator, selamat jalan pejuang demokrasi," katanya.

Usai itu, para keluarga mendekat ke makam AM Fatwa dan melakukan tabur bunga. (hri/fdn)