Saat itu Sandi tengah berada di atas panggung acara pencanangan 200.00 wirausaha baru dan wirausaha naik kelas di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2017). warga yang berasal dari Jakarta Utara itu kemudian berteriak memanggil Sandi dengan sebutan 'Anies'.
"Pak Anies...," teriak perempuan tersebut dengan antusias dari tempat duduknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu sontak mengundang tawa dari peserta lain. Perempuan yang tak diketahui namanya tersebut kemudian mengaku grogi kepada Sandi.
"Grogi Pak," ujarnya dari kursinya.
Menanggapi hal itu, Sandi mengaku hal itu bukanlah hal yang baru. Ia juga mengaku telah pasrah jika ada warga yang salah memanggilnya dengan nama Anies.
"Nggak apa-apa. Udah biasa dipanggil Anies. Lama-lama terbiasa juga. Kalau saya koreksi, maaf, saya Sandi. 'Iya, Pak Anies-Sandi kan'. Udah deh terima aja deh," ungkap Sandi dari balik podium.
Sandi mengatakan OK OCE akan menjadi gerakan prioritas di DKI. Dia memastikan jajarannya di kecamatan akan memberi perhatian khusus untuk kegiatan kewirausahaan. Hal ini untuk mendorong UMKM agar tumbuh dan berkembang.
"Kita canangkan program yang akan bersanding dengan gerakan di masyarakat, yaitu OK OCE, OK OCE, OKE OCE yang menjadi prioritas utama," kata Sandi dalam sambutannya.
Sandi mengaku bersyukur pencanangan hari ini dihadiri banyak wirausahawan dari berbagai wilayah di Jakarta. Ia pun berharap, ke depan, wirausaha-wirausaha tersebut dapat bekerja sama dengan Pemprov DKI dalam program OK OCE.
"Kita ingin ciptakan lapangan kerja di seluruh wilayah Jakarta. Kita ingin canangkan 200.000 wirausaha baru dan yang naik kelas di seluruh Jakarta," imbuhnya. (nvl/nvl)











































