"Hari ini saya memberi apresiasi terhadap keputusan DPP menggelar pleno, karena semakin menunda, semakin tidak baik. Saya menyerukan semua pihak mengedepankan kepentingan partai, hendaknya jika sampai Munalsub, jangan sampai menihilkan kelompok lain dan ke depan banyak solusi merangkul semua pihak," kata Priyo kepada wartawan, Rabu (13/12/2017).
Baca juga: Jelang Pleno Golkar, Mahyudin Bertemu JK |
Jika ditempuh sesuai mekanisme partai, setelah pleno akan diteruskan dengan rapimnas untuk mengambil keputusan penting soal Munaslub. Kemudian dibentuklah panitia Munaslub.
"Saya hanya berpesan, jika nanti pada saatnya dibentuk panitia, panitia yang memegang Munaslub itu haruslah figur yang netral atau yang belum berpihak kepada kandidat siapa pun. Silakan saja siapa yang dipilih, tapi semua pihak harus merasa nyaman, karena panitianya netral dan kredibel untuk menjaga sistem demokrasi kita," katanya.
Jika pelaksanaan Munaslub sudah jelas, Priyo kemungkinan akan mendeklarasikan dirinya maju sebagai caketum. Ia memang sudah bicara kemungkinan maju sebagai kandidat caketum di Munaslub.
"Saya akan mengumumkan dalam waktu dekat jika sudah ada keputusan soal penyelenggara Munaslub. Begitu panitia terbentuk, saya segera akan mengumumkan kepastian saya maju atau tidak. Harapan saya penyelenggaraan Munaslub bersih dari aroma money politics," pungkasnya. (tor/van)











































