Iran Tangkapi dan Deportasi Ribuan Anggota Al Qaeda
Selasa, 07 Jun 2005 16:50 WIB
Jakarta - Pemerintah Iran membantah keras tudingan bahwa para tersangka teroris dibiarkan bersembunyi di negara tersebut. Sebaliknya ditegaskan, otoritas Iran telah menangkap hampir lima ribu anggota Al Qaeda selama tiga tahun terakhir, dan mendeportasi mereka ke negara asal masing-masing.Demikian disampaikan Hasan Rowhani, Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, badan tertinggi Iran pembuat keputusan soal isu keamanan. Dikatakannya, pemerintah Teheran juga telah menyampaikan nama-nama para tahanan tersebut kepada badan dunia PBB.Menurutnya, kegencaran Iran menangkapi anggota Al Qaeda melebihi upaya negara-negara lain. "Saya pikir tidak ada satu negara pun yang bisa mengklaim superioritas atas kami dalam memerangi Al Qaeda," tegas Rowhani seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Selasa (7/6/2005).Badan-badan intelijen asing, khususnya AS menyatakan bahwa dari bukti-bukti yang dikumpulkan selama beberapa tahun, mereka semakin yakin bahwa para tersangka utama teroris telah bersembunyi di Iran.Misalnya, Abu Musab al-Zarqawi, seorang figur Al Qaeda yang menjadi incaran AS, diberitakan berada di Iran. Namun hal ini juga dibantah Rowhani.Ditegaskannya, negara republik Islam itu telah bekerja sama dalam memerangi terorisme, dan bahkan menerima pujian dari badan-badan internasional atas kerjasama itu.
(ita/)











































