Kantor Departemen Perdagangan Diancam Bom

Kantor Departemen Perdagangan Diancam Bom

- detikNews
Selasa, 07 Jun 2005 16:39 WIB
Jakarta - Teror terus terjadi di Jakarta. Setelah pusat perbelanjaan diteror bom, kini giliran kantor Departemen Perdagangan RI yang berada di Jl. Ridwan Rais, Jakarta Pusat, jadi korban. Ancaman bom tersebut melalui SMS gelap yang dikirim ke Inspektur I Departemen Perdagangan Anwar Wahab sekitar 15.30 WIB. SMS tersebut berbunyi, " Gedung I lantai 12 diletakkan bom dan akan diledakkan pukul 16.20 WIB".Mendapat ancaman tersebut, Anwar Wahab segera memberitahukan ke petugas keamanan gedung. Setelah itu, petugas memberitahukan kepada seluruh karyawan untuk mengosongkan gedung. Dan para staf berlarian keluar gedung.Keterangan Sudjono, petugas keamanan Departemen Perdagangan, saat ini pihaknya telah memberitahukan kepada pihak kepolisian dan Gegana Brimob untuk menyelidiki. "Seluruh karyawan juga sudah keluar dari gedung," kata Sudjono kepada wartawan di Kantor Departemen Perdagangan Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2005).Saat ini, komplek Departemen Perdagangan tampak riuh. Puluhan pegawai berebut keluar gedung dengan menggunakan mobil. Sementara Menteri Perdagangan Marie Pangestu tidak berada di tempat, karena mengikuti sidang kabinet. Menurut Sudjono, teror semacam ini sering terjadi dan hal ini merupakan teror yang kesekian kalinya. "Biasanya teror seperti ini tidak terbukti," kata dia.Sudjono memperkirakan, teror ini sebagai respons atas aturan baru sesuai Instruksi Presiden, yakni semua orang yang masuk ke departemen harus memakai ID card. "Mungkin ini orang-orang yang kesal dengan aturan baru itu," tambahnya.Tepat pukul 16. 00 WIB, dua buah mobil petugas dari Gegana telah datang dan langsung mulai menyisir. Sementara belasan polisi menjaga di sekitar gedung I Departemen Perdagangan. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads