DetikNews
Selasa 12 Desember 2017, 15:34 WIB

Pemeriksaan Hilman Terkait Dugaan Merintangi Penyidikan Novanto

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Pemeriksaan Hilman Terkait Dugaan Merintangi Penyidikan Novanto Hilman Mattauch di KPK (Nur Indah Fatmawati/detikcom)
Jakarta - Hilman Mattauch menjalani pemeriksaan di KPK pada Senin (11/12/2017) kemarin. Hilman mengaku pemeriksaan berkaitan dengan penyelidikan.

Setelah itu, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah hanya menyebut pemeriksaan Hilman terkait peristiwa pada November 2017. Febri tidak menyebut detail peristiwa yang dimaksud.

Namun Ketua KPK Agus Rahardjo memberi pencerahan. Agus membenarkan bahwa penyelidikan yang dilakukan terhadap Hilman berkaitan dengan dugaan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Insyaallah," ucap Agus ketika ditanya apakah pemeriksaan Hilman berkaitan dengan Pasal 21 UU Pemberantasan Tipikor, Selasa (12/12).

Pasal 21 UU Pemberantasan Tipikor berbunyi:

Setiap orang yang dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap tersangka atau terdakwa atau pun para saksi dalam perkara korupsi, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 12 tahun dan/atau denda paling sedikit Rp 150 juta dan paling banyak Rp 600 juta.

Dari penjelasan Febri dan Agus, peristiwa yang berkaitan dengan Hilman pada November 2017 terkait dengan kecelakaan yang dialaminya bersama Setya Novanto pada Kamis, 16 November 2017.

Saat itu, Novanto tengah dicari KPK karena keberadaannya tidak diketahui. Namun tiba-tiba muncul kabar Novanto mengalami kecelakaan bersama Hilman di dalam mobil Toyota Fortuner B-1732-ZLO.

Padahal saat itu tim KPK sudah mencari Novanto di kediamannya sehari sebelumnya. Sampai-sampai, KPK memasukkan Novanto ke daftar pencarian orang (DPO).

Namun Novanto malah muncul bersama Hilman ketika mengalami kecelakaan itu. Kini KPK tengah mendalami dugaan perintangan penyidikan terkait dengan peristiwa 'hilangnya' Novanto tersebut.

"Klarifikasi lebih terkait pada peristiwa. Kami lebih, informasi yang saya dapatkan itu masih mendalami atau mengklarifikasi beberapa peristiwa yang terjadi belakangan, sekitar bulan November 2017," ujar Febri tentang pemeriksaan Hilman kemarin.
(dhn/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed