"Dari hasil penyelidikan berdasarkan alat bukti, keterangan saksi dan fakta-fakta di lapangan, korban ternyata bukan tewas karena tertabrak rel, melainkan korban pembunuhan," kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading dalam keterangannya kepada detikcom, Selasa (12/12/2017).
Sementara, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro mengatakan, pihaknya juga telah mengantongi identitas korban. "Korban bernama Muhamad Amin (35)," ujar Bimantoro.
Menurut Bimantoro, pihaknya memiliki bukti-bukti serta petunjuk yang menguatkan bahwa korban dibunuh. Salah satunya, ditemukan adanya bekas seretan korban di peron eks Stasiun Gunungputri.
"Kemudian hasil visum/autopsi sementara korban mengalami luka di bagian wajah dan kepala akibat benda tajam," tambah Bimantoro.
Jasad Amin ditemukan Jumat (8/12) lalu. Sebagian tubuh Amin masuk ke parit dekat rel kereta, sementara sebagian anggota tubuh lainnya tercecer dengan radius 200 meter.
Foto: Polisi olah TKP penemuan mayat di eks Stasiun Gunungputri, Bogor. (Istimewa-detikcom) |
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Sejumlah saksi-saksi juga telah dimintai keterangan untuk penyelidikan lebih lanjut. (mei/idh)












































Foto: Polisi olah TKP penemuan mayat di eks Stasiun Gunungputri, Bogor. (Istimewa-detikcom)