DetikNews
Selasa 12 Desember 2017, 07:53 WIB

Cerita Horor Hujan Ekstrem di Jakarta

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Cerita Horor Hujan Ekstrem di Jakarta Banjir di Underpass Dukuh Atas. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Hujan ekstrem disertai angin kencang kemarin mengguyur Jakarta. Banjir, pohon tumbang hingga tanggul jebol melanda Ibu Kota.

Berdasarkan pantauan Rain Rate Jakarta yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, hujan yang melanda Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur masuk kategori ekstrem. Kondisi ini disebabkan adanya pertemuan massa udara di sekitar perairan utara Jawa.

"Penyebabnya, ada pertemuan massa udara dari barat, selatan, dan utara yang pertemuannya itu di sekitar perairan utara Jawa," kata Kepala Bagian Humas BMKG Hary Tirto Djatmiko ketika dihubungi, pada Senin 11 Desember 2017.



Akibat hujan ekstrem ini sejumlah pohon tumbang dan menimbulkan genangan di sejumlah ruas jalan.

Dilihat detikcom dari Twitter BPBD DKI Jakarta (@BPBDJakarta), salah satu yang terdampak akibat hujan deras adalah underpass Dukuh Atas, Jakarta Selatan. Terlihat air yang menggenangi wilayah tersebut cukup tinggi. Namun akibat genangan, kendaraan tidak bisa melewati jalur itu.


"Pukul 14.56 WIB, underpass Dukuh Atas tergenang dan tidak bisa dilalui #banjir," cuit Twitter @BPBDJakarta.

Kawasan Bundaran HI tidak luput dari genangan air. Air setinggi 40 cm merendam Bundaran HI. Genangan setinggi 50 cm juga muncul di depan gedung Bulog hingga gedung Kemenperin. Banjir juga melanda kawasan Aditya Mansions dan mengakibatkan mobil yang nekat melintas pun mogok.

Genangan juga melanda kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Ketinggian air disebut mencapai 60 cm.
"Jalur cepat dan lambat HR Rasuna Said depan Wisma Tugu sampai 60 cm," kata seorang pengendara, Franz, saat dihubungi detikcom, Senin (11/12/2017) pukul 16.00 WIB.


Kondisi yang sama juga terjadi di Jalan Karet Setiabudi atau belakang gedung Setiabudi One yang menjadi akses jalan ke RS AINI juga banjir. Ketinggian air sekitar 65 cm. Genangan air juga merendam kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Sebuah pohon tumbang dan menimpa sekolah Taman Kanak-kanak di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Pohon ini tumbang saat hujan deras. Ada 2 orang balita jadi korban dari peristiwa ini.


Tidak hanya itu, tanggul darurat Kali Pulo di wilayah Jatipadang, Jakarta Selatan, jebol. Puluhan rumah di sekitar lokasi tergenang air. "Tanggul jebol lagi di tempat yang kemarin jebol," kata Ketua RW 06 Jatipadang, Arief Syarifuddin, kepada detikcom, Senin 11 Desember 2017.

Hujan ekstrem juga mengakibatkan tebing jalan longsor di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. "Apel pengarahan satgas sebelum berangkat ke lokasi tebing longsor di Jalan Agung Raya 2 Kantor Pos Kelurahan Lenteng Agung Jagakarsa, Senin, 11 Desember 2017," tulis Dinas SDA DKI dalam akun Twitter-nya, @DinasSDAJakarta, Senin (11/12/2017) malam.



Hujan ekstrem pun merobohkan sejumlah pohon. Perjalanan Commuter Line di Stasiun Ancol dan Stasiun Karet terganggu akibat pohon tumbang. "PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengucapkan permohonan maaf atas gangguan perjalanan KRL dampak dari pohon tumbang yang mengenai jaringan kabel Listrik Aliran Atas (LAA) di wilayah Stasiun Karet sejak pukul 14.00 WIB," kata VP Komunikasi PT KCI Eva Chairunissa.

Hujan deras disertai angin kencang juga merusak sejumlah bangunan. Salah satunya, atap lobi depan Gedung Merah Putih KPK jebol.

Plafon yang jebol berada di ujung sebelah kanan gedung yang menghadap ke barat tersebut. Ada sekitar 5 lempengan plafon yang menggantung lepas dari posisi semula. Plafon yang jebol ini menyebabkan guyuran air deras mengucur melewati sela-selanya.

Selain Gedung KPK, banjir menggenangi Bioskop Hollywood XXI di Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Banjir diduga akibat atap plafon jebol.

Pantauan detikcom di lokasi, Senin (11/12/2017), sekitar pukul 18.00 WIB, di pintu bioskop terpasang tulisan 'closed'. Masih ada beberapa penonton yang datang karena tidak tahu bioskop ditutup. Belasan petugas tidak berseragam sedang mengeringkan genangan air. Mereka mengepel lantai dan membuang air tersebut.

Hari ini, BMKG memprediksi hujan disertai angin dan petir masih akan melanda Jakarta sepekan ini. Masyarakat diimbau tetap waspada.
(aan/ear)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed