Sikap Hendro Tolak Pemanggilan TPF Munir Dikeluhkan ke DPR

Sikap Hendro Tolak Pemanggilan TPF Munir Dikeluhkan ke DPR

- detikNews
Selasa, 07 Jun 2005 15:26 WIB
Jakarta - DPR didesak ikut membantu pengungkapan kasus meninggalnya Munir. Caranya bisa dengan mengecam tokoh-tokoh yang dinilai menghambat kerja TPF Munir.Hal itu disampaikan seniman Butet Kertaradjasa dari Solidaritas Masyarakat untuk Munir dalam jumpa pers di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2005)."Saat ini ada sejumlah tokoh yang tidak mendukung kerja, bahkan terang-terangan menolak kerjasama dan menekan TPF. Yang paling baru adalah bekas Kepala BIN Jenderal Purn AM Hendropriyono," kata Butet.Turut hadir bersama Butet, aktivis Yayasan Sains Estetika dan Teknologi (SET) Agus Sudibyo dan peneliti CSIS Philip Jusario Vermonte.Solidaritas Masyarakat untuk Munir meminta DPR memberi dukungan nyata kepada TPF agar bisa menyelesaikan tugas dan menghadapi berbagai halangan dan intimidasi. Mereka juga menyerukan DPR untuk membantu TPF membongkar kasus pembunuhan Munir."Agar sejarah bisa mencatat untuk pertama kalinya kasus kejahatan politik bisa diproses di pengadilan," tukas Butet.Kelompok ini bisa memahami Hendro melaksanakan hak perdatanya dalam gugatannya terhadap anggota TPF Munir, Rachland Nashidik dan sekretaris TPF Munir, Usman Hamid terkait kasus Munir."Tetapi kami cemas adanya gejala dan penyalahgunaan proses hukum untuk menghalangi upaya pengungkapan kasus pembunuhan Munir," kata Butet.Pihaknya menilai dalam pengungkapan kasus ini, TPF tidak bergerak cepat. Meski lambat laun tim ini mulai memperlihatkan efektivitasnya dan berhasil mengumpulkan berbagai petunjuk baru."Kami berharap sampai berakhir masa tugas pada 23 Juni mendatang, TPF bisa berhasil mengungkap kasus Munir," ucap Butet. (aan/)


Berita Terkait