DetikNews
Senin 11 Desember 2017, 22:36 WIB

Abraham Samad: Indonesia Darurat Korupsi

Haris Fadhil - detikNews
Abraham Samad: Indonesia Darurat Korupsi Mantan Ketua KPK Abraham Samad (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Eks Ketua KPK Abraham Samad menyebut Indonesia dalam keadaan darurat korupsi. Langkah pemberantasannya pun tak bisa dengan cara biasa-biasa saja.

"Indonesia ini darurat korupsi. Tingkat korupsinya tinggi. Cara pemberantasannya juga harus dengan cara luar biasa. Nggak bisa disamakan dengan negara lain (yang tingkat korupsinya rendah), misalnya Korea Selatan," kata Samad di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (11/12/2017).

Menurut Samad, di negara dengan tingkat korupsi yang masih tinggi, dibutuhkan penindakan yang represif. Selanjutnya perlu dilakukan kajian tentang penyebab terjadinya korupsi hingga memunculkan sistem yang baik sebagai pencegahan serta perlu dilakukan penguatan pendidikan karakter antikorupsi.

"Pemberantasan korupsi kita harus dari hulu ke hilir. Di hulu penindakan yang represif, di tengahnya ada pencegahan, dan di hilirnya ada pendidikan karakter," ungkapnya.

Ia juga menolak wacana 'potong generasi' untuk mengisi jabatan penting di pemerintahan. Menurutnya, tanpa ada sistem yang mencegah korupsi dan karakter berintegritas, korupsi akan terus terjadi.

"Kalau potong generasi tapi tidak dipersiapkan generasi yang berintegritas, ya sama saja," ujar Samad.
(HSF/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed