AS Cabut Ancaman terhadap Korut
Selasa, 07 Jun 2005 14:26 WIB
Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat (AS) tampaknya mulai melunak terhadap seterunya, Korea Utara (Korut). Washington menarik ancamannya untuk menghukum negeri komunis itu dengan sanksi PBB.Demikian disampaikan juru bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS Sean McCormack seperti dilansir kantor berita Associated Press, Selasa (7/6/2005).Pencabutan ancaman itu disampaikan AS dalam pertemuan dengan pejabat-pejabat Korut di New York, AS. Pertemuan itu terselenggara atas permintaan Korut. Sebelumnya, kedua pihak juga telah mengadakan pertemuan pada 13 Mei lalu. Dalam pertemuan itu, diplomat-diplomat AS mendesak Korut untuk kembali melanjutkan dialog enam negara guna menyelesaikan krisis nuklirnya.Dalam tatap muka lanjutan ini, diharapkan Korut akan memutuskan untuk memulai kembali dialog multilateral tersebut. "Kami berharap bahwa Korut akan segera merespons," ujar Sekretaris Pers Gedung Putih, Scott McClellan."Kami terus mendesak Korut untuk kembali ke pembicaraan enam negara secepat mungkin tanpa syarat," imbuhnya.Negosiasi mengenai nuklir Korut telah mandek hampir setahun ini. Selain Korea Utara dan AS, negara-negara yang mengikuti dialog multilateral itu adalah Jepang, Korea Selatan (Korsel), Cina dan Rusia.
(ita/)











































