DetikNews
Senin 11 Desember 2017, 07:58 WIB

Imam Istiqlal: Kami Imbau Warga Imunisasi Difteri, Agama Memudahkan

Ibnu Hariyanto - detikNews
Imam Istiqlal: Kami Imbau Warga Imunisasi Difteri, Agama Memudahkan ilustrasi difteri/Foto: Thinkstock
Jakarta - Imam besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengimbau masyarakat untuk mengikuti imunisasi serentak untuk penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri. Nasaruddin menyebut agama khususnya Islam selalu memudahkan umatnya dalam kondisi darurat.

"Kita imbau yang belum imunisasi masyarakat itu berfikiran luas, jernih, berbaik sangka bahwa agama itu sebetulnya memudahkan walaupun tidak untuk dipermudahkan," kata Nasaruddin Umar kepada detikcom, Senin (11/12/2017).

Menurut Nasaruddin agama penting untuk diperhatikan perintah dan larangannya. Namun dalam kondisi darurat hal yang dilarang Agama dapat diperolehkan.

"Kalau dalam soal darurat, sekalipun tidak boleh menurut agama bisa menjadi boleh karena darurat demi menyelamatkan 5 hal tadi yakni, menyelamatkan jiwa, menyelamatkan agama, menyelamatkan akal, menyelamatkan keturunan dan harta benda," ujarnya.

Jika keselamatan jiwa itu terlindungi melalui vaksin, Nasarudin berpesan agar masyarakat mengikuti imunisasi difteri. Halal atau tidaknya vaksin tersebut nantinya akan menjadi pembahasan tersendiri.

"Kalau keselamatan jiwa itu memang terlindungannya dengan vaksin maka vaksin itu harus. Dianggap sebagai langkah darurat yang harus diserukan ke masyarakat untuk menyelamatkan jiwa dengan cara melakukan vaksin itu. Soal vaksinnya itu nanti ada apakah itu murni halal atau tidak itu nanti saya kira perlu dibahas nanti di suatu pembahasan khusus," jelasnya.

Nasaruddin meminta Kementerian Kesehatan untuk serius menangani KLB Difteri. Dia berharap pemerintah mengandeng tokoh-tokoh agama untuk sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat agar mau diimunisasi.

"Kalau pendekatan keagamaan ditinggalkan saya khawatir nanti partisipasi masyarakat kurang. Supaya masyarakat lebih aktif maka tentu mengunakan bahasa agama untuk vaksin," ucapnya.

"Ketelibatan tokoh agama perlu untuk menghimbau secara agama ini ada hal yang sangat penting untuk diperhatikan, karena bagaimana kita bisa melahirkan SDM yang bagus tanpa ada anak-anak yang sehat dan cerdas," imbuhnya.

Dengan begitu harusnnya tidak ada keraguan masyarakat yang belum divaksin untuk segera melakukan imunisasi. "Harusnya masyarakat tidak ragu lagi. Kalau memang darurat itu bisa menyebabkan yang tidak boleh menjadi boleh," paparnya.
(ibh/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed