Dalam sambutannya, Hamka Haq yang juga menjabat sebagai Anggota DPR-RI dari PDI Perjuangan membantah tudingan yang menyebut partainya anti-Islam. Hal itu ditunjukkan dengan berbagai seringnya PDI Perjuangan melaksanakan Idul Fitri dan Idul Adha.
"Dengan kehadiran Baitul Muslimin di PDI Perjuangan memperjelas bahwa semua tuduhan itu tidak benar," katanya, Minggu (10/12/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Ketua umum Bamusi Hamka Haq (Indra Komara-detikcom) |
Pada kesemepatan itu, dia juga menceritakan bagaimana rosululah membangun suatu negara. Dia menjelaskan, pada saat itu negara yang dibangun rosulullah adalah negara yang demokratis, negara yang konstitusional.
"Ketika membangun negara Madina beliau mengakui haknya semua warga negara meskipun dia itu Yahudi dan Nasrani. Mereka bersama duduk berbicara tentang apa yang kita telusuri sebagai konstitusi Madinah, dibuatlah Piagam Madinah," jelasnya.
Dia pun meminta seluruh masyarakat untuk selalu memperingati Maulid Nabi setiap tahun. "Hanya dengan itu lah kita mengikuti jejak rosulullah," katanya.
Sebelumnya, acara ini diagendakan akan dihadiri juga oleh Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Namun Hasto berhalangan hadir karena ada urusan Partai di Makassar. (nvl/nvl)












































Foto: Ketua umum Bamusi Hamka Haq (Indra Komara-detikcom)