Mik Rusak, Sutiyoso pun Ngomel

Upacara Penyerahan Adipura

Mik Rusak, Sutiyoso pun Ngomel

- detikNews
Selasa, 07 Jun 2005 11:59 WIB
Jakarta - Dengan muka memerah, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mendelikkan matanya. Sutiyoso pun tak bisa memendam kekesalannya. Mik tak berdosa pun menjadi sasaran kemarahannya. Duuh..upacara penyerahan piala Adipura kepada Sutiyoso pun berantakan. Semestinya, upacara penyerahan piala Adipura dari Walikota Jakarta Selatan dan Walikota Jakarta Pusat berlangsung meriah. Jakarta Pusat berhasil meraih Adipura Metropolitan. Gubernur Sutiyoso pun mengikuti upacara yang berlangsung di halaman depan Gedung Balaikota dengan sumringah, Selasa (7/6/2005). Begitu juga segenap para undangan. Semua tampak gembira merayakan kemenangan. Master of Ceremony (MC) yang memandu upacara pun gembira. Tapi suasana sontak berubah. Pasalnya, mik yang digunakan MC tiba-tiba mendengung...Nguuuuuuung. Padahal, MC tengah mempersilakan Sutiyoso memberikan sambutan.Nguuuung, kembali mik mendengung. MC pun panik. Sambutan pun terpaksa ditunda. Petugas teknis pun tergopoh-gopoh memperbaiki mik. Akhirnya, mik berhasil diperbaiki. MC pun mendaulat Sutiyoso memberikan sambutan. Bukannya sambutan, Sutiyoso malah ngedumel. Di depan sekitar 50 tamu dan undangan, Sutiyoso pun tak bisa memendam kekesalannya. "Kalau punya Pemda dibuang saja, ini sangat tidak profesional. Ini adalah sekian kalinya menghadapi masalah komunikasi. Kita banyak duit. Kita sering nyumbang. Tapi diri sendiri kayak begitu. Ini kerja yang tidak profesional," semprot Sutiyoso dengan muka memerah dan sorot mata tajam. Kontan undangan yang mendengar langsung terdiam. Staf Biro Humas dan perlengkapan pun pucat pasi. Untungnya mik tidak berulah. Sutiyoso pun melanjutkan kembali sambutannya yang tertunda. Setelah puas mengomel, Sutiyoso menyampaikan kegembiraannya karena Jakarta Pusat berhasil meraih Adipura Metropolitan. "Ini kebanggaan sesuai dengan ambisi saya. Ambisi yang positif maksudnya, agar Jakarta menjadi kota yang bersih," sambutnya bangga. Acara pun dilanjutkan dengan penyerahan piala Adipura dari Walikota Jakarta Pusat Muhayat dan Walikota Jakarta Selatan Dadang Kafrawi kepada Sutiyoso. Rencananya, piala tersebut akan diarak keliling Jakarta pada hari ini. Di tengah-tengah acara, salah seorang staf Humas Pemprov DKI mengaku terkejut dengan kemarahan Sutiyoso tadi. Tidak biasanya Sutiyoso marah besar seperti tadi. "Saya juga kaget, Bapak marah-marah sampai nyuruh buang mik. Kalau marah-marah sih sering, tapi kalau sampai nyuruh buang alat-alat, belum pernah," ujarnya. Menurutnya, daripada mik tak berdosa itu dibuang, lebih baik untuknya saja. Berdasarkan pengalaman staf itu, setelah sang Gubernur marah, biasanya akan dilanjutkan dengan teguran langsung dari Wakil Gubernur Fauzi Bowo atau Sekretaris Daerah Ritola Tasmaya. Dua kali dimarahin dong, Pak? (dni/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads