Massa Anti Fuad Amin Desak Kapolri Copot Kapolda Jatim
Selasa, 07 Jun 2005 11:31 WIB
Jakarta - Diduga terlibat kasus penyuapan ijazah palsu Bupati Bangkalan, sekitar 60-an orang yang tergabung dalam Front Aksi Rakyat dan Mahasiswa Peduli Hukum mendesak Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Edy Soenarno mundur dari jabatannya. Tuntutan massa ini disampaikan kepada Kapolri Da'i Bachtiar lewat orasinya yang digelar di depan pintu gerbang Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Selasa (7/6/2005).Dalam orasinya yang dimulai pukul 10.50 WIB, koordinator aksi tersebut Muhammad Salman, meminta Kapolri mengistruksikan kepada anak buahnya agar bertindak tegas. Mereka juga meminta Kapolri mencopot Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Edy Soenarno.Edy dinilai telah melindungi pelaku pemalsu ijazah yakni Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron. Berdasarkan data yang dikumpulkan kelompok massa ini, Edy diketahui telah menerima uang suap sebesar Rp 5 miliar.Mereka juga meminta kepada aparat kepolisian untuk menangkap dan mengadili Fuad Amin karena telah menggunakan ijazah palsu agar bisa menjabat sebagai Bupati Bangkalan.Sambil berteriak-teriak, mereka juga mendesak Mabes Polri membersihkan anggotanya yang terlibat aksi suap menyuap yang dilakukan hanya untuk melindungi bandit pelanggar hukum.Selain menyampaikan orasi, massa yang terdiri dari sekitar 60-an orang ini juga membawa poster dan spanduk yang bertuliskan 'Tangkap Fuad pemalsu ijazah dan ganti segera Kapolda Jatim Irjen Pol Edy Soenarno'.
(umi/)











































