"Saya mengajak semua agar terus menjaga Ukhuwah Islamiyah. Bahwa kita negara besar jangan sampai misalnya, pilihan Bupati atau pilihan Wali Kota atau pilihan gubernur atau pilihan presiden, kita menjadi pecah atau terjadi gesekan. Jangan. Ini yang harus kita hindari," ucap Presiden Jokowi saat berkunjung ke Pondok Pesantren Tremas, Desa Tremas, Kecamatan Arjosari, Pacitan, Sabtu (8/12/2017).
Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah kata Jokowi hanya lima tahun sekali. Jangan sampai itu merusak persaudaraan bangsa. Jokowi juga meminta agar jangan sampai terjadi gesekan antar pendukung.
"Karena pilihan bupati walikota, gubernur, presiden hanya lima tahun sekali, tidak boleh merusak persaudaraan kita. Jangan sampai terjadi gesekan antarsuku bangsa. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Tapi juga bangsa yang majemuk," kata Jokowi.
Presiden Jokowi juga bangga menjadi warga Indonesia karena tidak ada negara yang memiliki bermagam kemajemukan seperti ini selain Indonesia sendiri.
(dnu/dnu)











































