Beberapa macam acara akan digelar bersamaan dengan kegiatan lain seperti pameran foto, pemutaran film antikorupsi, penampilan teater, musikalisasi puisi, dan konser musik. Acara tersebut untuk merayakan Hari Antikorupsi se-Dunia yang diperingati setiap tanggal 9 Desember.
"Sebanyak 16 komunitas berkolaborasi dengan KPK diantaranya Manikaya Kauci, Kampung Puisi Jati Jagat, Lingkara Photography, SAMAS Bali, Konsorsium Komunitas Pemerintah Kota Denpasar dan Akar Rumput," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Jumat (8/12/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Puputan diangkat sebagai tema acara untuk merepresentasikan semangat, kesediaan, kerelaan, tanpa pamrih, pengorbanan dalam perjuangan melawan korupsi," terang Febri.
Febri menjelaskan KPK mendasari kegiatan Festival Antikorupsi Komunitas dengan empat nilai, jengah, keberanian, dedikasi, dan integritas. Empat nilai dasar tersebut mengandung dimensi masing-masing.
"Jengah mencerminkan sikap malu, sehingga tertantang untuk melakukan suatu perbaikan dan semangat pantang menyerah. Keberanian menunjukkan kemampuan menjadi teladan dan menunjukkan keberanian secara transparan dalam upaya pemberantasan korupsi," papar Febri.
"Dedikasi merepresentasikan komitmen aksi dalam jangka panjang yang dimulai dari diri sendiri dan kesediaan untuk membangun jaringan secara konsisten. Terakhir, integritas menunjukkan kapasitas moral dan intelektual untuk menyadari dan memahami arti korupsi dan bahayanya bagi kehidupan berbangsa," pungkasnya. (zak/dhn)











































