DetikNews
Jumat 08 Desember 2017, 11:18 WIB

Gelapkan 18 Ton Beras, Pria Aceh Diciduk

Agus Setyadi - detikNews
Gelapkan 18 Ton Beras, Pria Aceh Diciduk Ilustrasi (dok.detikcom)
Aceh - Setelah 10 bulan buron, pelaku penipuan dan penggelapan 18 ton beras di Pidie, dibekuk. Pelaku SH (34) beraksi dengan berpura-pura sebagai pembeli.

"Pelaku SH kita tangkap pada Rabu 6 Desember lalu setelah kita mendapat laporan dari korban," kata Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Mahliadi dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (8/12/2017).

Pelaku SH beraksi pertama kali dengan mendatangi kilang padi milik Abdul Hanan (50) di Kecamatan Grong-grong, Pidie, Aceh, pada 23 Oktober 2016 silam. Saat itu pelaku berpura-pura membeli beras milik korban dengan harga Rp 8.070/kg sebanyak 300 sak. Jika ditotal semua, pelaku berhasil membawa sembilan ton beras korban.

Usai membayar panjar sekitar Rp 3,5 juta, pelaku membawa beras milik korban. Ia berjanji akan melunasi sisa uang sebesar Rp 69 juta lagi seminggu kemudian.

"Namun setelah beras tersebut dijual pelaku kepada orang lain, ia tak juga menyetor uang yang telah dijanjikannya tersebut," jelas Mahliadi.

Korban Hanan sempat menunggu iktikad baik pelaku untuk mengembalikan uang miliknya. Namun setelah beberapa bulan berjalan, korban akhirnya membuat laporan ke polisi. Berdasarkan laporan polisi masyarakat dengan nomor : LP / 28 / II / 2017 / SPKT PIDIE tanggal 27 Februari 2017 perihal Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan itulah, polisi akhirnya turun tangan.

Selain milik Hanan, pelaku juga sempat beraksi di kilang padi milik Evidarwati di Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie. Dengan menggunakan modus serupa, SH membeli beras korban pada 24 Februari silam dengan harga Rp 9.700 perkilogram.

Saat itu, pelaku juga meminta korban untuk mengantar beras ke Aceh Besar. Namun setelah barang tiba, pelaku kabur. Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar sembilan ton beras dengan harga Rp 87 juta.

"Modus penipuan dan penggelapan yang dilakukan pelaku dengan cara membeli beras dengan memberikan uang panjar kemudian mengambil beras dan menjualnya kepada orang lain. Pelaku tak melunasi uang ke korban," ungkapnya.

Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolres Pidie untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi menjerat pelaku dengan pasal 378 Jo pasal 372 Jo pasal 65 ayat (1) KUHP.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed