DetikNews
Kamis 07 Desember 2017, 23:39 WIB

Krisis Politik, Anggota Parlemen Kamboja Ini Mengadu ke Fadli Zon

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Krisis Politik, Anggota Parlemen Kamboja Ini Mengadu ke Fadli Zon Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menerima kunjungan anggota parlemen Kamboja, Mu Sochua (Dok. Twitter Fadli Zon)
Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menerima kunjungan salah seorang anggota parlemen Kamboja, Mu Sochua. Mu menemui Fadli lantaran ingin mengadu.

Pertemuan itu dilangsungkan di ruang kerja Fadli Zon, yang bertempat di lantai 3 gedung Nusantara III, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12/2017). Dalam pertemuan, hadir pula anggota F-PDIP Eva Kusuma Sundari. Fadli menjelaskan poin aduan Mu.

"Di Kamboja sedang terjadi tindakan yang merupakan tindakan melawan demokrasi. Mu Sochua bersama 55 anggota parlemen oposisi, ada anggota parlemen di partai oposisi 55 dan 63 partai penguasa," ujar Fadli.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menerima kunjungan anggota parlemen Kamboja, Mu SochuaWakil Ketua DPR RI Fadli Zon menerima kunjungan anggota parlemen Kamboja, Mu Sochua (Dok. Twitter Fadli Zon)

"Beberapa waktu lalu, 17 November 2017, telah terjadi pembubaran partai oposisi sekaligus kriminalisasi anggota parlemen dari partai oposisi Cambodia National Rescue Party yang berjumlah 55 orang. Karena mereka dibubarkan, mereka ke luar negeri berada di pengasingan, in exile," ujar Fadli.

Fadli menuturkan saat ini hanya tersisa 8 anggota parlemen oposisi di Kamboja dan dalam proses bersembunyi. Sisanya, kata Fadli, seperti Mu, mereka mengungsi ke luar negeri.

Anggota dewan dari partai oposisi Kamboja lalu meminta dukungan parlemen di Asia dan negara lain. Mu jadi anggota parlemen yang meminta bantuan ke DPR RI.

"Untuk membantu proses demokrasi di Kamboja karena pemilu mereka berlangsung kurang-lebih 8 bulan lagi dan mereka ingin ikut serta dalam pemilu," tutur Fadli.

Fadli mengatakan DPR akan membuat semacam surat agar proses demokrasi di Kamboja kembali normal.

Mu Sochua menemui Fadli untuk mengadu soal kondisi politik di KambojaMu Sochua menemui Fadli untuk mengadu soal kondisi politik di Kamboja. (Gibran Maulana Ibrahim/detikcom)

Sementara itu, Eva menyebut dirinya akan melayangkan surat berupa petisi. Dia berharap DPR RI segera menyurati pemerintah dan parlemen Kamboja terkait krisis politik ini.

"Saya akan menyurat ke DPR, pimpinan, karena sudah ada 21 anggota DPR yang tanda tangan, termasuk Pak Fadli Zon yang ikut memberikan tanda tangan petisi bersama 157 anggota DPR seluruh dunia dari 23 negara," jelas Eva.

"Harapan saya kemudian pimpinan DPR akan menindaklanjuti suara petisi kami untuk menulis surat kepada parlemen, kepada Dubes Kamboja," tuturnya.
(gbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed