DetikNews
Kamis 07 Desember 2017, 21:54 WIB

Bahas Munaslub, DPD I Golkar Bertemu Ical

Haris Fadhil - detikNews
Bahas Munaslub, DPD I Golkar Bertemu Ical Sejumlah Pengurus DPD I Partai Golkar melakukan pertemuan tertutup di rumah Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical). (Haris Fadhil/detikcom)
Jakarta - Sejumlah pengurus DPD I Partai Golkar melakukan pertemuan tertutup di rumah Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Pertemuan ini ditujukan untuk membahas rencana pergelaran Munaslub Golkar dalam waktu dekat.

"Kami beberapa orang dipercayakan menemui dewan pembina. Setelah dewan pembina, kami juga akan menjumpai dewan pakar dan dewan kehormatan," kata Ketua Forum Silaturahmi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Ridwan Bae seusai pertemuan di kediaman Ical di Jalan Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2017).

Menurut Ridwan, Ical mendukung usulan DPD I Golkar se-Indonesia untuk segera menggelar munaslub mencari pengganti Ketua Umum Setya Novanto. Ia menyebut Ical memberi sejumlah masukan terkait munaslub nanti.

"Setelah mendengar arahan, petunjuk, dan pendapat-pendapatnya sungguh hampir tidak berbeda dari apa yang menjadi harapan kami. Dan bahkan lebih menusuk kami lagi bahwa harus mengutamakan kesatuan dan persatuan," ujar Ridwan.

Sementara itu, Ical juga menyebut ia senang atas kesesuaian pendapat antara DPP dan DPD I Golkar soal munaslub. Ia pun meminta DPP Golkar segera menggelar rapat pleno penentuan munaslub.

"Kita berharap DPP dapat menggelar pleno untuk mengubah rapat pleno yang lama, keputusannya dalam waktu yang tidak terlalu lama," ucap Ical.

Sebelumnya, Ketua DPD I Jawa Barat Dedi Mulyadi mendesak DPP Golkar segera menggelar munaslub. DPD I memberi tenggat sebelum 16-17 Desember untuk pelaksanaan munaslub.

"Kita akan monitor terus dalam waktu yang tidak terlalu lama, ini kalau aspirasi kita. Ketika para DPD I telah melakukan pertemuan dan setuju 16-17 Desember (munaslub)," kata Dedi di kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Rabu (6/12) kemarin.

Pelaksanaan munaslub diharapkan tidak melebihi tenggat tersebut. Sebab, Januari sudah memasuki tahap pendaftaran Pilkada 2018. Bahkan Dedi menyatakan, bila hingga tenggat tersebut munaslub tidak dilaksanakan, DPD I akan mengambil langkah-langkah tegas terhadap DPP.

DPP Golkar juga sepakat menggelar munaslub untuk menentukan ketua umum yang baru pengganti Setya Novanto, yang akan menghadapi sidang perdana dugaan korupsi e-KTP pada 13 Desember 2017.
(HSF/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed