DetikNews
Kamis 07 Desember 2017, 17:33 WIB

Jaksa Sebut Commitment Fee Proyek e-KTP untuk Setya Novanto 5 Persen

Faiq Hidayat - detikNews
Jaksa Sebut Commitment Fee Proyek e-KTP untuk Setya Novanto 5 Persen Setya Novanto (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Jaksa KPK menyebut commitment fee untuk Setya Novanto terkait proyek e-KTP sebesar 5 persen. Hal itu terungkap dari pertemuan Andi Agustinus alias Andi Narogong dengan Tim Fatmawati.

"Pada pertengahan 2010, terdakwa melakukan pertemuan di Kafe Pandor dengan Johannes Marliem, Vidi Gunawan, Irvanto, dan Mudji. Dalam pertemuan tersebut, terdakwa menyampaikan, dalam proyek e-KTP ada beban commitment fee 5 persen untuk Novanto guna mempermudah pembahasan anggaran," ucap jaksa saat sidang tuntutan terdakwa Andi Narogong di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Atas pertemuan tersebut, jaksa menyatakan, Andi mengajak Johannes Marliem bertemu dengan Diah Anggraeni, Chairuman Harahap, dan koordinator anggaran DPR membahas kebutuhan anggaran proyek e-KTP Rp 5,9 triliun. Namun anggaran tersebut baru tersedia Rp 1 triliun.

"Oleh sebab itu, Andi mengajak Johannes Marliem bertemu dengan Diah Anggraeni, Chairuman Harahap, dan koordinator anggaran DPR. Saat itu kebutuhan anggaran proyek e-KTP tahun 2011 kurang-lebih Rp 2,6 triliun. Namun baru tersedia Rp 1 triliun," ucap jaksa.

Untuk tindak lanjut pertemuan itu, jaksa menyatakan Andi bersama Johannes melakukan pertemuan dengan Diah, Irman, dan Sugiharto, serta Fahmi Husni dan Chairuman Harahap di Hotel Sultan, Jakarta. Dalam pertemuan itu, DPR diminta segera menyetujui anggaran proyek e-KTP Rp 5,9 triliun.

"Menindaklanjuti pertemuan tersebut, Oktober 2010, bersama Johannes melakukan pertemuan dengan Diah, Irman, dan Sugiharto, Husni Fahmi dan Chairuman Harapan di Hotel Sultan untuk segera menyetujui anggaran proyek e-KTP Rp 5,9 triliun," tutur jaksa.
(fai/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed