DetikNews
Kamis 07 Desember 2017, 15:24 WIB

Edaran Kontroversial di Tangerang Tak Berlaku, Ini Kesepakatannya

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Edaran Kontroversial di Tangerang Tak Berlaku, Ini Kesepakatannya Suasana pertemuan di Kantor Desa Rajeg Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom
Tangerang - Surat edaran peraturan kegiatan nonmuslim di Perumahan Bumi Anugerah Sejahtera di RW 06, Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, viral di media sosial. Surat edaran itu kini dinyatakan tidak berlaku.

Terkait persoalan ini, digelar rapat koordinasi di Kantor Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Kamis (7/12/2017). Rapat koordinasi dengan cara musyawarah ini dipimpin
Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif.

Hadir di lokasi Kapolsek Rajeg AKP DP Ambarita, Danramil Rajeg Kapten (Kav) M Bakir, Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Yusuf Herawan, Kepala Kesbangpol Kabupaten Tangerang Ahmad Hidayat. Hadir pula Ketua RW 06 Desa Rajeg Anthony Robinhoq, Kepala Desa Rajeg Yanto Firmanto, Camat Rajeg H Ahmad Patoni dan perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Tangerang Rudi Gunawijaya.

Edaran Kontroversial di Tangerang Tak Berlaku, Ini KesepakatannyaFoto: Surat kesepakatan bersama

AKBP Sabilul mengatakan surat edaran yang meresahkan itu dinyatakan tidak berlaku. Dijelaskan pihak-pihak yang membuat, surat itu sebenarnya belum resmi alias masih dalam pembahasan di internal.

"Surat itu masih dalam tahap rancangan dan hanya untuk kalangan internal dan surat itu tidak atau belum berlakukan dan dinyatakan tidak berlaku," kata Sabilul.

Dalam rapat koordinasi itu dibuat juga surat pernyataan dan komitmen bersama. Surat itu ditandatangani seluruh pihak yang hadir.

Berikut hasil kesepakatan dan komitmen dari pertemuan tersebut:

1. Bahwa surat yang beredar dengan kop surat RW 06, Perumahan Bumi Anugerah Sejahtera, Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, tentang berita acara peraturan dan ketentuan kegiatan nonmuslim yang ditandatangani/disetujui oleh Ketua RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, RT 05, RT 06 dan diketahui oleh Ketua RW 06 dan Kepala Desa Rajeg memang benar ada (terlampir) dan surat itu masih dalam tahap rancangan dan hanya untuk kalangan internal dan surat itu tidak atau belum diberlakukan dan dinyatakan tidak berlaku.

2. Kegiatan rutin masyarakat dapat berlangsung sebagaimana mestinya sesuai norma yang ada.

3. Segala kegiatan kemasyarakatan saat ini dan seterusnya yang berkaitan dengan kegiatan sosial kemasyarakatan dikoordinasikan dengan Ketua RT, RW, Kepala Desa dan unsur Muspika.

4. Kami akan memberikan perlindungan kepada siapapun masyarakat yang melakukan kegiatan ibadah maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.

5. Segala permasalahan akan diselesaikan secara musyawarah dan mengkoordinasikannya secara berjenjang.

6. Kami akan mengedepankan hukum dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman negara yang patut dipatuhi.

Demikian surat pernyataan dan komitmen bersama ini dibuat sebagai bentuk penyelesaian masalah.

Kami yang membuat pernyataan (ditandatangani):

Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif, Danramil Rajeg Kapten (Kav) M Bakir, Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Yusuf Herawan, Kepala Kesbangpol Kabupaten Tangerang Ahmad Hidayat, Ketua RW 06 Desa Rajeg Anthony Robinhoq, Kepala Desa Rajeg Yanto Firmanto, Camat Rajeg H Ahmad Patoni serta perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Tangerang Rudi Gunawijaya.
(hri/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed