Bendahara KPUD DKI Pindahkan 4 Kardus Berkas Lewat Jendela

Bendahara KPUD DKI Pindahkan 4 Kardus Berkas Lewat Jendela

- detikNews
Senin, 06 Jun 2005 17:57 WIB
Jakarta - Empat kardus berkas KPUD DKI yang diduga hilang ternyata telah dipindahkan Bendahara KPUD (APBD), Neneng Euis Palupi. Padahal kantor KPUD dalam keadaan disegel. O...ternyata Neneng mengambil empat kardus berkas itu melalui jendela. Neneng tidak mengambil empat kardus berkas tersebut melewati pintu utama. Sejak beberapa hari lalu, pintu kantor KPUD itu memang sudah disegel Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Neneng juga tidak mengambil berkas itu melalui pintu lain yang ada di ruangan tersebut. "Bu Neneng mengakui memindahkan empat berkas kardus itu ke KPUD Jakarta Pusat. Bu Neneng mengambil berkas dari jendela dengan dibantu salah seorang staf," kata Ketua Tim Penyidik Kejati DKI Syaiful Thahir kepada wartawan di sela-sela penggeledahan kantor KPUD DKI di Jl. Soeprapto, Jakarta Pusat, Senin (6/6/2005). Empat kardus berkas yang sebelumnya sudah dilirik tim penyidik itu memang berada di ruang kerja Neneng. Penyidik mengetahui empat kardus hilang saat menggeledah ruangan Neneng dan ruangan sekretariat. Empat kardus berkas itu berisikan surat perintah jalan (SPJ) dan dokumen-dokumen terkait keluar masuknya uang ke KPUD, terutama yang datang dari APBD. Seusai penggeledahan, tim penyidik menanyakan empat kardus itu kepada Neneng. Ternyata, setelah didesak, menurut Syaiful, Neneng mengaku telah memindahkan barang tersebut ke KPUD Jakarta Pusat yang berlokasi di Jl. Tanah Abang nomor 1, Jakarta Pusat. Neneng memindahkan berkas itu dengan maksud untuk digandakan. Tapi, Syaiful belum mengorek kebenaran pengakuan Neneng itu. Karena itu, Tim Penyidik Kejati DKI juga menggeledah KPUD Jakarta Pusat terkait berkas-berkas tersebut. Sementara itu, Neneng yang juga menyaksikan penggeledahan tersebut tampak bungkam. Dia enggan berbicara dengan wartawan. Perempuan yang saat itu mengenakan pakaian muslimah dengan kerudung warna kuning kehijau-hijauan itu tampak khawatir. Dia juga tampak letih. Saat ini, Neneng masih diberi status saksi dalam kasus korupsi KPUD DKI. (asy/)


Berita Terkait