DetikNews
Kamis 07 Desember 2017, 11:23 WIB

Perusahaan Hutan di Sumsel Jadi Tersangka Korporasi

Rivki - detikNews
Perusahaan Hutan di Sumsel Jadi Tersangka Korporasi Kejaksaan menggeledah UD Ratu Cantik. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Pemilik perusahaan kayu, UD Ratu Cantik, Rafik bin Tohir, ditetapkan sebagai tersangka kejahatan illegal logging. Selain terhadap pemilik, kejaksaan menetapkan UD Ratu Cantik sebagai tersangka korporasi.

"Penetapan tersangka pemilik dan korporasi dapat dilakukan secara bersamaan mengingat perbuatannya sama, yaitu perusahaan sebagai tools of crime (alatnya) dan manusia sebagai pengendali dan pelaksana di lapangan," ujar Aspidum Kejati Sumsel Reda Manthovani kepada detikcom, Kamis (7/12/2017).


Perusahaan Hutan di Sumsel Jadi Tersangka KorporasiKejaksaan menggeledah UD Ratu Cantik. (Foto: dok. Istimewa)

Reda mengatakan penetapan tersangka bagi keduanya itu juga untuk efisiensi waktu sidang. Menurutnya, dengan dilakukan hal tersebut, proses sidang bisa dilakukan bersamaan.

"Sehingga untuk efisiensi dalam proses persidangan dan tidak membebani para saksi untuk bolak-balik perkara, maka penetapan tersangka dengan subjek hukum manusia dan korporasi dilakukan hampir bersamaan waktunya," ucapnya.

Kejaksaan juga melakukan penggeledahan seusai penetapan tersangka terhadap keduanya. Reda menambahkan, penggeledahan dilakukan untuk mencari alat bukti tambahan.

"Sekaligus mengecek apakah di tempat pemotongan kayu UD Ratu Cantik masih melakukan kegiatan atau tidak. Penggeledahan dilakukan oleh tim penyidik Kejati Sumsel dan penyidik Gakkum Kehutanan," tutur Reda.
(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed