AS Minta Pererat Kerjasama untuk Amankan Selat Malaka
Senin, 06 Jun 2005 16:30 WIB
Jakarta - Masalah keamanan di Selat Malaka terus mendapat perhatian dari pemerintah Amerika Serikat (AS). Menteri Pertahanan (Menhan) AS Donald Rumsfeld meminta adanya kerjasama yang lebih erat untuk memerangi aksi perompakan yang kerap terjadi di selat yang ramai tersebut.Hal itu disampaikan Rumsfeld dalam pertemuannya dengan Menhan Thailand Jenderal Thammarak Isarangura Na Ayutthaya di Bangkok, Thailand, seperti dilansir kantor berita Associated Press, Senin (6/6/2005).Rumsfeld meminta Thailand dan negara-negara lain sekitar Selat Malaka untuk meningkatkan kerjasama mereka dengan AS dalam memerangi aksi perompakan. Selat yang berbatasan langsung dengan Indonesia, Singapura dan Thailand itu merupakan salah satu perairan paling sibuk di dunia.Selat Malaka dipandang punya arti besar bagi perdagangan internasional. Sampai-sampai kalangan analis menilai, sebuah serangan teror di selat itu bisa melumpuhkan perdagangan global selama berbulan-bulan.Dalam pertemuan kedua petinggi itu, juga dibahas isu kekerasan di wilayah konflik Thailand selatan. Kepada Rumsfeld, Thammarak menegaskan bahwa konflik di Thailand selatan bukanlah terorisme internasional. Melainkan masalah lokal yang harus diselesaikan sendiri oleh pemerintah Thailand.
(ita/)











































