Pilkada Pekalongan, Koalisi Golkar-NU Pimpin Suara
Senin, 06 Jun 2005 16:34 WIB
Pekalongan - Pasangan Moch Basyir Ahmad - Abu Almafachir masih memimpin perolehan suara pilkada (pemilihan kepala daerah) di Pekalongan. Pasangan ini diusung PDIP dan didukung penuh Pimpinan Cabang (PC) NU (Nahdlatul Ulama) Pekalongan. Kemungkinan besar Basyir-Abu akan menjadi walikota dan wakil walikota Pekalongan periode 2005-2010. Hingga pukul 12.00 WIB, Senin (6/6/2005), pasangan Basyir - Abu memperoleh 50.023 suara atau 43,55% dari jumlah suara yang masuk. Posisi kedua ditempati pasangan Timur Susila - Urip Sunarjo dengan 26.871 suara (23,39%). Pasangan ini diusung PPP. Sedangkan posisi ketiga ditempati Sigit Sumarhaen Yanto - Freddy Widjaya dengan 25.143 suara (21,89%). Pasangan ini didukung kerja sama antara PDIP dan PAN. Urutan yang paling buncit diduduki pasangan Anthony - Hasyim Fahmi dengan 12.827 (11.39%). Pasangan ini didukung PKB. Total TPS yang sudah dihitung mencapai 400 dari 415 TPS. Sedangkan total suara yang telah dihitung berjumlah 124.224 suara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114.864 suara dinyatakan sah dan 9.360 suara dinyatakan rusak atau tidak memilih.Ketua KPU Pekalongan Kasbollah yang dihubungi melalui ponselnya menyatakan, pihaknya memperkirakan paling lambat malam nanti penghitungan suara akan selesai. "Sampai saat ini, kita masih menghitung suara yang masuk secara maraton," katanya kepada detikcom.Kasbollah menambahkan, menurut jadwal hari ini, Senin (6/6/2005), penghitungan di tingkat kelurahan dapat diselesaikan. Kemudian pada tanggal 8 - 10 Juni, penghitungan dilakukan di tingkat PPK. Terakhir, pada 11 - 13 Juni penghitungan dilakukan secara menyeluruh di KPU."Tanggal 14 Juni mendatang, kami baru akan menetapkan pasangan walikota terpilih. Pada saat itu, kami hanya menegaskan hasil penghitungan suara yang sudah dihitung dua hari ini," imbuhnya.Terakhir, Kasbollah mengharapkan semua kelompok terutama massa pendukung calon tertentu untuk menerima hasil pilkada yang digelar 5 Juni kemarin itu. Karena semua proses berjalan dengan baik. Tidak ada yang patut dipermasalahkan dalam momen yang baru kali pertama digelar di kota batik itu.
(asy/)











































