Hal itu disampaikan Ketua Forum Silaturahmi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Ridwan Bae. Ketiga DPD itu adalah Maluku, Sulawesi Utara dan NTT.
"Maluku baru komunikasi sore tadi dan akan tiba ke Jakarta, dan mempunyai sikap yang sama," kata Ridwan di kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Rabu (6/12/2017).
Untuk Sulawesi Utara, Ridwan mengaku sudah mendapat dukungan Munaslub dari para pengurus. Namun karena pimpinan kepengurusan baru saja dilantik mereka berhalangan hadir.
"Sulawesi Utara (Sulut) lagi ada kegiatan, tapi sudah berkomunikasi dengan kami dan sepakat dengan kami. Pimpinannya baru dilantik 29 November kemarin jadi berhalangan datang," jelas Ridwan.
Ridwan mengklaim, pada dasarnya seluruh kepengurusan DPD sudah sepakat dan menyetujui terselenggaranya Munaslub. Begitu pula dengan DPD di NTT yang telah menggelar rapat pleno dengan pengurus di daerahnya.
"Ketiga NTT, komunikasi tidak ada. Tapi saya kira kita sudah mendengarkan dan dia pun menyetujui untuk diadakan Munaslub. Di sana sudah pleno," ujarnya.
DPP Golkar sebelumnya sepakat untuk menggelar Munaslub untuk menentukan ketua umum yang baru menggantikan Setya Novanto. DPP setuju untuk mengakomodir permintaan DPD I Golkar.
"Pertemuan hari ini adalah pertemuan keluarga besar Golkar yang direpresentasikan oleh DPP Golkar bersama Ketua, sekretaris DPD partai provinsi se-Indonesia," kata Plt Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham.
(adf/fdn)











































