Surat Berbau Misterius
Ketua PN Denpasar Masih Pusing
Senin, 06 Jun 2005 16:20 WIB
Denpasar - Awalnya, surat beramplop warna putih itu dianggap surat serius dari Konsulat Jenderal (Konjen) Australia. Tapi, saat Ketua Pengadilan Negeri (PN) Denpasar Nengah Suryada membuka surat itu, tiba-tiba terciup bau menyengat. Kepalanya jadi pusing. Hingga saat ini, kepalanya masih sedikit pusing. Pengakuan Suryada menunjukkan efek bau menyengat dari surat tersebut memang luar biasa. Padahal, Suryada membuka surat tersebut pada hari Jumat (3/6/2005). Setelah tiga hari berlalu, efek pusing itu masih dirasakan Nengah Suryada. Surat jenis apa itu? Belum diketahui secara pasti apa bau yang berasal dari surat itu. Kini, amplop dan surat itu tengah diperiksa di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali. Gara-gara surat yang bertuliskan Konjen Australia sebagai pengirimnya itu, Nengah Suryada kini juga pindah ruang kerja. Untuk sementara, dia mengantor di ruang darurat, tak jauh dari ruang kerja resminya di PN Denpasar, Jl. Sudirman. Nengah Suryada turut menyaksikan saat petugas Labfor mengambil dan membawa surat misterius tersebut. Dia juga berbicara dengan petugas Labfor di ruang tertutup. Seusai bertemu petugas Labfor, Nengah Suryada ditemui wartawan. Berikut percakapannya:Masih pusing, Pak? Ya jelaslah, sekarang masih pusing dikit. Sudah periksa ke dokter? Belum. Setelah ini, saya akan periksa.Di dalam surat itu, apakah ada serbuk mencurigakan? Saya tidak melihat serbuk. Tapi, ketika saya buka surat dan saya baca keluar bau yang menyengat. Surat dikirim dari siapa?Tertulisnya Konsulat Australia. Mengapa baru sekarang dilaporkan, padahal surat itu datang hari Jumat? Karena saya tidak menduga (surat) itu yang menyebabkan saya pusing. Saya kemudian menyuruh teman-teman dan staf untuk mencium surat dan amplop itu. Mereka pun juga mencium bau yang sama dan ada yang mengaku pusing. Akhirnya, siang tadi saya melaporkan kasus ini ke Poltabes Denpasar.
(asy/)











































