DetikNews
Rabu 06 Desember 2017, 20:01 WIB

Jaksa Agung: Kejahatan Lintas Negara Musuh Bersama

Yulida Medistiara - detikNews
Jaksa Agung: Kejahatan Lintas Negara Musuh Bersama Jaksa Agung M Prasetyo di ASEAN-China Jurist Gathering & China-ASEAN Legal Forum (Istimewa)
Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo menyebut kejahatan lintas negara merupakan musuh bersama. Koordinasi antarnegara harus ditingkatkan.

"Untuk mencapai keberhasilan penegakan hukum, hal utama yang dibutuhkan adalah meningkatkan kerja sama internasional didasari pemahaman bahwa di mana pun kejahatan dilakukan dan siapa pun yang menjadi korbannya merupakan ancaman serius bagi ketahanan ekonomi, keamanan, dan kedaulatan bersama setiap negara," kata Prasetyo dalam sambutannya saat menghadiri ASEAN-China Jurist Gathering & China-ASEAN Legal Forum di Nanning, China, Rabu (6/12/2017).

Kerja sama di antara penegak hukum lintas negara, menurut Prasetyo, harus didasari pemahaman yang sama soal ancaman kejahatan terhadap ketahanan ekonomi, keamanan, dan kedaulatan negara.

Prasetyo memaparkan kejahatan lintas negara semakin berkembang seiring dengan meningkatnya kemajuan di bidang teknologi informasi, transportasi, serta perkembangan globalisasi ekonomi yang dapat membuat transaksi perdagangan lintas negara makin cepat dan mudah.

Jaksa Agung: Kejahatan Lintas Negara Musuh BersamaJaksa Agung M Prasetyo di ASEAN-China Jurist Gathering & China-ASEAN Legal Forum (Istimewa)

"Dengan mengingat sifat lintas negara itu, maka kembali saya menyerukan bahwa untuk memberantas kejahatan lintas negara tidak akan dapat dilakukan secara parsial, tetapi perlu dilakukan koordinasi dan kerja sama satu sama lain secara berbarengan bersama-sama seluruh negara," sambung Prasetyo.

Dalam rangkaian acara ASEAN-China Jurist Gathering & China-ASEAN Legal Forum, Prasetyo juga menggelar pertemuan bilateral dengan Kepala Kejaksaan Guangxi China.

Dalam pertemuan tersebut, Prasetyo didampingi Jaksa Agung Muda Intelijen Jan S Maringka, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Loeke Larasati, Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Darmawel Aswar, serta Asisten Khusus Jaksa Agung Asep N Mulyana.

Pertemuan tersebut membahas berbagai isu terkait penegakan hukum dan peningkatan kerja sama di antara kedua negara. Dalam pertemuan itu, Kejaksaan China menyatakan telah membangun situs yang terintegrasi antara negara China dan negara ASEAN untuk mempermudah pertukaran informasi.
(yld/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed