Selain Suap Jabatan, Kasus Bupati Nganjuk Merembet ke Proyek Lain

Selain Suap Jabatan, Kasus Bupati Nganjuk Merembet ke Proyek Lain

Sugeng Harianto - detikNews
Rabu, 06 Des 2017 16:59 WIB
Selain Suap Jabatan, Kasus Bupati Nganjuk Merembet ke Proyek Lain
Bupati Nganjuk Taufiqurrahman ditahan usai terjaring dalam operasi tangkap tangan. (Agung Pambudhy/detikcom)
Madiun - Pemeriksaan belasan pejabat Pemkab Nganjuk di Gedung Bhara Mahkota mulai masuk babak baru. Pemeriksaan terkait dugaan jual beli jabatan dengan tersangka bupati Nganjuk merembet ke kasus proyek lain.

"Ya, merembet. Ini semua proyek yang ada duit dimintai keterangan. Dari Dinas Pertanian sendiri 5 orang. Mantan Sekda, Direktur RSUD hampir semua SKPD dipanggil," kata Kabid Penataan dan Pencatatan Dinas Lingkungan Hidup, Ahmad Zakin kepada wartawan usai diperiksa Tim Penyidik KPK di Gedung Bhara Mahkota Rabu (6/12/2017).

Beberapa proyek yang ditanyakan KPK yakni proyek pengadaan bibit bawang merah 2009 - 2016. Pertanyaan berbentuk wawancara dan isian yang harus dijawab di selembar kertas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Proyek Dinas Pertanian pengadaan bawang merah. Waktu itu saya kan Kabid Holtikutura. Tadi ada 5 pegawai Dinas Pertanian termasuk Kepala Dinas juga ada," tutur Zakin.

Achmad Zakin menambahkan dari sekian orang yang diperiksa sebagai saksi, bisa berpotensi menjadi tersangka.

Selain Achmad Zakin ada belasan pejabat lain yang masih di periksa tim penyidik hingga pukul 16.00 WIB sore ini. Di antaranya mantan Sekda Pemkab Nganjuk Masduki, Direktur RSUD Nganjuk Nur Kholis dan Teguh Pratono mantan Kepala Dinas Kesehatan. Pemeriksaan oleh KPK juga dilakukan ke beberapa pihak dari kontraktor. (asp/asp)


Berita Terkait