Banyak Pelanggaran, Senator AS Desak Bush Tutup Guantanamo

Banyak Pelanggaran, Senator AS Desak Bush Tutup Guantanamo

- detikNews
Senin, 06 Jun 2005 15:29 WIB
Jakarta - Maraknya kasus pelanggaran HAM di penjara Guantanamo Bay, Kuba membuat senator AS gerah. Presiden George W Bush pun didesak untuk menutup kamp penjara bagi tahanan Al Qaeda dan Taliban itu.Alasannya, kamp tersebut lebih banyak mendatangkan masalah sehingga sepatutnya ditutup. Demikian dicetuskan Senator terkemuka dari Partai Demokrat, Joseph Biden.Menurut pemimpin Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS itu, para tahanan yang masih punya nilai intelijen hendaknya dipindahkan ke lokasi lain. Namun tahanan lainnya harus segera dipulangkan ke negara mereka masing-masing."Menurut saya, kita harus menutupnya, memindahkan tahanan-tahanan itu," ujar Biden seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (6/6/2005).Pusat penahanan di Guantanamo itu dibentuk menyusul serangan teroris 11 September 2001 silam. Sejak itu, sekitar 550 tahanan telah ditempatkan di penjara yang terdapat di pangkalan Angkatan Laut AS di Kuba itu.Kamp tersebut terus mengundang kontroversi. Berbagai kasus penyiksaan dan pelecehan tahanan yang dilakukan pasukan AS kerap diberitakan. Dan yang terbaru, kasus pelecehan Al Quran oleh prajurit AS.Hal itu membuat AS gencar mendapat kecaman dari sana-sini. Karena itu, menurut Biden, warga AS justru menghadapi risiko bahaya dengan adanya kamp Guantanamo. "Intinya, saya pikir warga Amerika berada dalam bahaya akibat persepsi yang ada di seluruh dunia akibat keberadaan kamp itu," kata Biden.Biden pun telah mengajukan rancangan undang-undang yang akan membentuk komisi independen untuk meneliti situasi di Guantanamo Bay, juga penjara Abu Gharib di Irak, serta fasilitas penahanan lainnya yang dikelola AS. (ita/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini