"Mungkin di bulan Januari sekaligus melaksanakan perayaan natal dan tahun baru," kata Kepala Biro Mental dan Spiritual Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Aceng Zaini di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).
Mengenai tanggal pelaksanaannya, Aceng masih menunggu hasil rapat bersama Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan SKPD terkait.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perayaan natal bersama yang merupakan kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan masyarakat dan organisasi-organisasi keagamaan Nasrani ini rencananya akan diikuti oleh 12.000 jemaat.
Ia mengatakan organisasi atau masyarakat yang juga ingin menggelar perayaan Natal di Monas diharapkan dapat bergabung dalam perayaan natal bersama. "Besok akan ada perwakilan dari berbagai denominasi (kelompok keagamaan). Ya diharapkan (perayaan Natal) gabung bersamalah biar kebersamaan kan indah pada waktunya," ujarnya.
"Jadi kalau bisa terpusat di Januari di perayaan natal bersama Pemprov DKI dengan masyarakat," lanjutnya.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sebelumnya mengatakan akan ada perayaan natal bersama yang diselenggarakan di Monas, Jakarta Pusat. Namun, waktu pelaksanaannya belum ditentukan.
"Tadi ada pertemuan untuk perayaan natal di Monas," kata Anies, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017).
Sempat ada ketengangan karena sebagian warga tidak bisa menyuarakan aspirasinya. Anies menegaskan akan menampung terlebih dahulu usulan dan pertanyaan yang disampaikan kepadanya.
"Sudah 14 ini ya, lainnya nanti, bukan jawaban sekarang. Yang penting pelaksanaannya nanti," kata Anies.
Kabiro Mental dan Spiritual DKI: Perayaan Natal Bersama Perdana Dilakukan
Pemprov DKI bekerjasama dengan masyarakat dan organisasi-organisasi nasrani akan menggelar perayaan natal bersama di Monas. Kepala Biro Mental dan Spiritual Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Aceng Zaini mengaku perayaan natal bersama di Monas tersebut perdana dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.
"Iya (perayaan natal bersama) Perdana. Perdana," kata Aceng di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).
Aceng mengungkapkan, pada pemerintahan sebelumnya, Pemprov tidak menyelenggarakan perayaan natal bersama. Pemprov melalui Gubernur dan Wakil Gubernur hanya melakukan kunjungan-kunjungan ke gereja-gereja di tiap wilayah di Jakarta.
"Kita berkunjung ke wilayah-wilayah kota. Mana yang diusulkan. Biasanya ada dua gereja yang diusulkan di wilayah kota. Baru sekarang nih natal bersama," ujarnya.
Perayaan natal bersama ini, kata Aceng, bertujuan untuk menyatukan umat-umat Nasrani di Jakarta. Perayaan natal bersama ini rencananya juga sekaligus untuk merayakan pergantian tahun 2017 ke 2018.
"Untuk kebersamaan. Nasrani kristiani dalam memberikan suatu apa namanya pencerahan kepada masyarakat," ucapnya.
Perayaan natal bersama ini rencananya akan digelar pada Januari 2018. Perayaan natal bersama ini juga akan dipusatkan di Monas. (aan/fdn)











































