LPA Sebut Siswi yang Dipanggil Bupati Serang Jadi Shock

LPA Sebut Siswi yang Dipanggil Bupati Serang Jadi Shock

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 05 Des 2017 15:25 WIB
LPA Sebut Siswi yang Dipanggil Bupati Serang Jadi Shock
Foto: bahtiar
Serang - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Banten dan Kabupaten Serang juga Devi Marsya. Ia adalah murid SD kelas VI yang dipanggil Bupati Serang karena mengeluhkan sarana sekolahnya di bekas kandang kerbau.

Ketua LPA Banten Uut Luthfi mengatakan kondisi Devi kini terguncang dan shock karena dipanggil Bupati Serang Tatu Chasanah. Selain itu, pertemuan dengan kepala daerah bagi anak-anak menurutnya hal baru dan menimbulkan efek.

"Kami menemui langsung anak tersebut memang masih ada shock, belum mau menerima kehadiran orang lain. Tapi kami yakinkan dari LPA, kami melindungi anak-anak," kata Luthfi kepada wartawan di Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (5/12/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Luthfi mengatakan Devi hari ini masih bisa sekolah dan menjalankan ujian meski pun sehari sebelumnya bertemu dengan Bupati Serang.

Di tempat yang sama, Ketua LPA Kabupaten Serang Titin Kholawiyah juga mengatakan hal yang sama. Usai videonya permintaan agar sekolahnya diperbaiki dan dipanggil ke pendopo bupati Serang, Devi juga takut untuk bertemu orang lain. Namun, usai dipastikan, murid tersebut akhirnya mau bertemu dan bercerita banyak hal.

"Sebetulnya tidak mau ditemui karena takut, shock takut ketemu orang. Akhirnya mau bertemu, dan kita bercerita tentang LPA bagaimana anak-anak Indonesia dan bagaimana cerita Nabi Musa," kata Titin.

LPA Banten dan Kabupaten Serang menurutnya akan mengagendakan pendampingan terhadap siswa SD Sadah termasuk Devi Marsya yang videonya viral. Dalam waktu dekat, LPA akan mengadakan bermain bersama sekaligus mendongeng dan membaca buku untuk membangkitkan semangat belajar.

Selain karena SD Sadah yang saat ini menjadi perhatian, kondisi lingkungan dan sarana prasana menurutnya memang sangat memprihatinkan.

"Itu sangat berpengaruh pada fisik dan psikis anak-anak," pungkasnya.


Devi dipangil Bupati Serang untuk dikonfirmasi soal keluhannya tentang sekolahnya yang dibangun di atas bekas kandang kerbau. Bupati Serang keberatan dengan hal tersebut.

"Adek kemarin kan bilang sekolah di kandang kerbau. Adek ngeluh ke Presiden ke Gubernur. Sekarang Ibu mau nolongin, jadi gimana? Harus jelas. Sekarang mau Ibu cari solusinya," kata Tatu Chasanah kepada Devi di pendapa Bupati Serang, Kota Serang, Senin (4/11/2017).

"Coba Adek bicara, betul nggak itu soal kandang kerbau? Pokoknya Ibu ngedengernya Adek saja karena Adek (yang bilang) kandang kerbau," sambung Bupati Serang. (bri/asp)


Berita Terkait