"Setahun terakhir saya dan Pak Anies, kami keliling wilayah Jakarta, kami menemukan perekonomian di DKI dari makro bagus, alhamdulilah angkanya cukup menggembirakan di atas 6 persen," ujar Sandi dalam sambutanya di acara 'Pertemuan Tahunan Bank Indonesia', di Hotel Pullman, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).
Meski angka perekonomian cukup bagus, Sandi menuturkan, lapangan kerja masih menjadi perhatian penting. Menurutnya, Jakarta membutuhkan lapangan pekerjaan yang baru dan berkualitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kata Sandi, pihaknya juga memastikan seluruh harga kebutuhan masyarakat dapat terjangkau. Baik pangan hingga biaya kebutuhan seperti transportasi dan perumahan.
"Kedua, memastikan harga harga terjangakau, bukan hanya pangan saja tetapi belanja keseharian dari teman-teman, biaya transportasi, perumahan dan termasuk pangan tentunya," ujar Sandi.
Rumah dengan DP 0 persen juga menjadi salah satu perhatian untuk membangun perekonomian. Ia mengatakan saat ini program DP 0 persen masih dalam proses untuk mewujudkan.
"Siapa yang bisa berpartisipasi, bank mana saja yang bisa berpartisipasi, ini lagi kita godok tentunya sesuai dengan ketentuan kita pastikan bahwa ini sejalan. Banyak warga yang ingin memiliki rumah tapi terkendala DP-nya. Kita hadirkan kebijakan, pastikan mereka mendapatkan perumahan," tuturnya.
Sandi melanjutkan KJP plus hingga pemerintah yang bersih dan transparan juga menjadi perhatian. Serta beberapa program lain yang akan dijalankan.
"Beberapa program-program kita seperti pendidikan, kesehatan, perempuan dan perlindungan anak itu menjadi program-program yang utama," ucapnya.
(idh/idh)











































