Menurut Gatot, sebaiknya DPR segera mengesahkan pengusulan Jokowi tersebut. Jika terlalu lama, dikhawatirkan akan terjadi dualisme kepemimpinan di TNI.
"Kemudian nama sudah diajukan ke DPR. Sebaiknya, begitu sudah diputuskan oleh DPR bahwa disetujui, jangan lama, karena ini terjadi dualisme. Hanya tinggal satu langkah Keppres aja," kata Gatot ditemui di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/12/2017).
Gatot mengatakan, jika Keppres terlalu lama dikeluarkan, dirinya akan tidak nyaman bekerja. Untuk itu, begitu Keppres Hadi menjadi Panglima TNI dikeluarkan, dia akan segera mundur.
"Saya kerja juga pakewuh, Pak Hadi juga gimana, lebih baik efektif aja. Begitu selesai, mungkin satu minggu, lima hari, saya pamitan," ucapnya.
Namun Gatot tak menjelaskan maksud pamit itu. Apakah soal mundurnya dia sebagai Panglima TNI, atau pensiun dini.
Video 20Detik: Sosok dan Kiprah Marsekal Hadi, Calon Tunggal Panglima TNI
"Tidak menunggu pensiun dulu ya?" tanya wartawan.
"Karena itu tadi sudah diputuskan oleh DPR disetujui, maka sebaiknya agar ini efektif, saya akan di belakang, apa yang belum saya akan dampingi," jawab Gatot. (jor/elz)











































