DetikNews
Senin 04 Desember 2017, 14:20 WIB

KPK Tak akan Panggil Saksi Meringankan Setya Novanto Lagi

Nur Indah Fatmawati - detikNews
KPK Tak akan Panggil Saksi Meringankan Setya Novanto Lagi Setya Novanto (Nur Indah Fatmawati/detikcom)
FOKUS BERITA: Sidang Setya Novanto
Jakarta - KPK telah memfasilitasi Setya Novanto dengan memanggil saksi meringankan atau saksi a de charge, tetapi sebagian besar tidak datang. KPK pun memutuskan tidak memanggil kembali saksi yang diajukan Novanto itu.

"Saksi dan ahli meringankan sudah kita fasilitasi. Jika memang tersangka ingin menghadirkan, seharusnya pihak SN (Setya Novanto) juga sudah berkoordinasi dan mengusahakan mereka untuk hadir," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah ketika dimintai konfirmasi, Senin (4/12/2017).


"Sampai saat ini, setelah dibahas, penyidik tidak akan memanggil kembali saksi dan ahli meringankan tersebut," imbuh Febri.

Novanto sebelumnya mengajukan 14 orang untuk meringankan posisinya sebagai tersangka dugaan korupsi e-KTP. Mereka terdiri atas sembilan politikus Golkar serta empat ahli hukum pidana dan seorang ahli hukum tata negara. Namun KPK memutuskan hanya memanggil tujuh politikus Golkar dan lima ahli.


Saksi-saksi yang diajukan Novanto dari Golkar antara lain Ketua Bidang Hukum dan HAM Rudi Alfonso, Ketua DPD I NTT Melki Laka Lena, Anwar Puegeno, Sekjen Golkar Idrus Marham, Agun Gunandjar Sudarsa, Robert Kardinal, Aziz Syamsuddin, Wasekjen DPP Partai Golkar Maman Pesmana (Maman Abdurrahman), dan Erwin Siregar. Sedangkan ahli hukum pidana yang diajukan adalah Mudzakir, Romly Atmasasmita, Samsul Bakri, Supandji, serta ahli hukum tata negara Margarito Kamis.

Namun, hanya tiga orang yang memenuhi panggilan pada Senin (27/11) pekan lalu. Mereka adalah Wakil Ketua DPP Partai Golkar Maman Abdurrahman, Wakil Ketua Banggar DPR Aziz Syamsuddin yang juga Ketua DPP Golkar, serta ahli hukum tata negara Margarito Kamis.
(nif/dhn)
FOKUS BERITA: Sidang Setya Novanto
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed